0:00 Saudara-saudara para anggota mitra utama
0:07 Hari ini adalah untuk yang kesekian kali atau pertemuan kita kali ini adalah
0:14 Yang kesekian kali saya berkumpul dengan kelompok mitra utama ini
0:27 Walaupun tiap kali pertemuan rasanya orangnya selalu berubah
0:36 Sebagian besar selalu berubah
0:38 Mungkin karena namanya mahasiswa
0:41 Pertemuan yang pertama dulu dia sudah mau lulus
0:46 Pertemuan berikutnya sudah lulus ganti yang baru
0:51 Hari ini yang baru mungkin pertemuan yang akan datang mungkin sudah lulus
0:58 Ganti lagi orang yang lain
1:00 Nah, tapi bagaimanapun juga
1:03 Saya mungkin sudah beberapa kali mengikuti mitra utama ini
1:07 Dan tampaknya kegiatannya semakin banyak
1:10 Karena kalau seperti yang tadi saya tanya sebelum acara mulai
1:16 Dulu-dulu sih tidak ada kebahagiaan rutin dan sebagainya
1:20 Palingnya kita mengadakan sebulan sekali kalau tidak salah ya
1:24 Dulu ya pertemuan-pertemuan seperti ini
1:26 Tapi sekarang
1:27 Sekarang saya dengar tadi bisa tiga kali seminggu
1:30 Nah, sudah-sudah
1:33 Malam hari ini kita akan membahas tentang pacaran ala buddhis
1:40 Mungkin kalau Anda mendengar judul itu jangan Anda lalu bertanya
1:45 Kalau ada pacaran ala buddhis
1:49 Apakah ada pacaran yang ala bukan buddhis?
1:53 Apa jurus buddhis berbeda dengan jurus yang bukan buddhis?
1:59 Itu mungkin problem yang harus Anda tanyakan dong
2:02 Apakah cara pacaran buddhis itu kelihatan dari cara bicaranya?
2:10 Apakah cara pacaran buddhis itu kelihatan cara neraktirnya?
2:16 Apakah cara buddhis ini kelihatan cara membuncengkan sepeda motor?
2:21 Tentunya mungkin sulit dideteksi ya
2:25 Kalau pacaran cara buddhis dibedakan dengan yang bukan
2:29 Karena pacaran itu sebetulnya bukan hanya milik agama buddha
2:34 Tetapi adalah milik semua orang
2:37 Kalau mungkin Anda mengatakan
2:40 Ketia ala buddhis
2:43 Tempat sembahyang ala buddhis
2:45 Nah, ini masuk akal
2:48 Karena tempat sembahyang ala bukan buddhis berbeda
2:52 Tapi kalau pacaran ala buddhis
2:54 Saya kira semua pacaran itu sama
2:59 Ya
3:00 Apakah melulus rambut cara buddhis itu berbeda?
3:04 Kalau melulus rambut cara buddhis itu diwul-wul-wul-wul
3:08 Apakah kalau yang bukan buddhis itu lain?
3:10 Kan ya tidak, ya sama lah
3:13 Oleh karena itu
3:15 Saya kira mungkin lebih cocok dengan tadi yang dibawakan
3:19 Atau yang dikatakan oleh pembawa acara
3:21 Mungkin bagaimana
3:24 Cara-cara
3:25 Atau bagaimana
3:27 Dharma itu mengajarkan
3:29 Atau memberikan petunjuk
3:33 Tentang mendapatkan pacar
3:37 Atau membina pacaran
3:39 Ya
3:39 Nah, sedara-sedara
3:43 Sebetulnya
3:44 Memang apa yang tadi dikatakan adalah cocok
3:47 Anda yang sebagai mahasiswa dan mahasiswi
3:50 Memang masanya untuk mendapat pacar
3:53 Bahkan bagi Anda yang mahasiswa dan mahasiswi yang belum dapat pacar
3:58 Anda berarti telah menyia-nyia
4:01 Kesempatan
4:04 Sebagai generasi muda
4:07 Kenapa demikian?
4:09 Karena cari pacar itu jauh lebih gampang
4:14 Daripada cari duit
4:16 Kenapa demikian?
4:19 Pacaran itu
4:20 Khususnya yang saya bicarakan adalah pacaran yang sehat
4:25 Yaitu pacaran dengan lawan jenis
4:28 Karena ada yang mengatakan bagaimana berarti pacaran dengan yang sehat
4:32 Nah, ini kita tidak usah bahas dulu
4:35 Pacaran dengan lawan jenis itu sebetulnya sangat gampang
4:41 Kenapa?
4:41 Karena setiap pagi melek mata
4:44 Kita itu selalu bertemu dengan lawan jenis
4:50 Tinggal sekarang kita mau pilih
4:52 Model yang mana
4:54 Yang mau kita seruduk
4:56 Kan begitu
4:58 Sehingga dari pagi melek mata sampai malam mau tutup mata
5:02 Ketemunya lawan jenis semua
5:04 Apalagi kalau saudara berdiri di depan kampus Petra itu
5:06 Wah, lawan jenis setiap saat liwat di sana
5:10 Ya, cewek-cewek pun juga begitu
5:12 Mesti ketemu
5:14 Kalau nggak ketemu, tukang parkir, satpam itu kan lawan jenis juga
5:18 Jadi, mesti ketemu lawan jenis
5:21 Nggak sulit
5:24 Tapi kalau cari duit
5:25 Boh, andai yang susah payah kerja
5:28 Belum tentu ketemu duit
5:30 Nah, oleh karena itu saudara-saudara
5:32 Nomor satu kalau Anda ingin pacaran
5:35 Tanamkanlah di dalam diri Anda
5:38 Cari pacar itu gampang
5:39 Lebih sulit cari duit
5:43 Ya, itu nomor satu yang Anda tanam
5:45 Loh, kenapa kok banyak orang nyoba nggak bisa dapat?
5:48 Nah, ini
5:51 Ini sama dengan Anda
5:53 Pergi ke restoran
5:56 Kemudian Anda
5:58 Pesen
6:01 Misalnya
6:03 Nasi goreng
6:06 Ketika Anda pesen nasi goreng
6:09 Otak Anda itu sudah menggoreng
6:11 Nasi model Anda
6:15 Sehingga ketika nasi goreng pesanan itu keluar
6:22 Kadang-kadang Anda merasa nggak cocok
6:24 Wah, ini terlalu asing
6:27 Nah, ini terlalu pedes
6:29 Ini terlalu banyak
6:31 Terlalu sedikit
6:34 Ya, kan?
6:36 Kalau Anda pergi coba
6:36 Ke tempat Anda makan
6:39 Anda pesen
6:40 Makaman
6:41 Berapa kali Anda bisa mengalami kekecewaan?
6:46 Akhirnya Anda berkata
6:47 Ah, sudahlah
6:48 Lain kali aku nggak mau makan di sini lagi
6:50 Kan bisa berpikir ke situ, kan?
6:53 Nah, kenapa saudara Anda kecewa?
6:57 Karena Anda sudah
6:58 Menyiapkan makanan itu
7:00 Di dalam pikiran Anda sendiri
7:02 Kalau nasi goreng
7:04 Mesti bentuknya begini
7:05 Kalau nasi goreng itu
7:06 Si opor mesti bentuknya begini
7:07 Kalau
7:10 Apa ini kalau di Makassar?
7:12 Kaledo, eh bukan
7:13 Kaledo di Palu ya
7:18 Kondro
7:19 Kalau kondro mesti begini
7:24 Saudara-saudara
7:25 Itu Anda memasak sendiri
7:27 Di dalam pikiran Anda
7:29 Sehingga ketika keluar
7:31 Makanan dari restoran
7:34 Kekecewaan
7:35 Yang muncul di dalam diri Anda
7:38 Karena Anda
7:41 Mempertentangkan
7:41 Apa yang ada di dalam pikiran
7:43 Dengan Anda yang dapatkan
7:45 Padahal sebetulnya Anda harus merenungkan
7:47 Ini adalah
7:51 Nasi goreng model
7:53 Restoran sini
7:56 Mungkin nasi goreng model
7:58 Restoran ini walaupun saya
8:00 Tidak cocok
8:02 Kalau saya coba
8:04 Dan saya berusaha
8:06 Untuk menerima
8:08 Ini makanan sebagaimana
8:10 Adanya
8:10 Saya bisa menemukan kecocokan
8:14 Buktinya apa?
8:16 Anda semua tidak ada
8:18 Yang berasal dari Surabaya
8:20 Tetapi
8:21 Mungkin Anda
8:23 Ada yang suka
8:25 Makanan khas
8:27 Surabaya
8:28 Apa ya makanan khas Surabaya?
8:35 Hedok-hedok
8:36 Hedok-hedok dimana saja ada
8:39 Kupang
8:41 Misalnya
8:42 Atau rujak cingur
8:45 Ada yang suka rujak cingur?
8:49 Ada yang suka gak rujak cingur?
8:53 Tahu gak rujak cingur?
8:55 Tahu toh
8:56 Nah mungkin Anda akan merasa
8:58 Wah yang pertama ini kok gak cocok
9:01 Tapi coba Anda rasakan
9:02 Anda rasakan
9:03 Anda rasakan lama-lama cocok
9:06 Kenapa saudara?
9:07 Karena kecocokan itu
9:09 Bukan terletak pada
9:11 Bendanya
9:12 Tetapi terletak pada
9:14 Cara berpikir kita menghadapi
9:17 Benda itu
9:18 Oh ini
9:19 Rujak cingur khas Surabaya
9:23 Coba saya icipin
9:24 Aduh wajahnya kok gak enak
9:26 Coba lagi
9:27 Lama-lama nyari
9:29 Enak sih
9:31 Demikian pula dengan pacaran
9:33 Seperti yang tadi saya katakan
9:36 Bertemu dengan lawan jenis itu
9:38 Setiap saat
9:39 Kita ketemu
9:40 Tetapi kadang-kadang kita menggoreng
9:43 Masaan sendiri
9:44 Di dalam kepala kita
9:46 Modelnya begitu aku gak suka
9:48 Karena tipeku adalah yang begini
9:51 Model begitu aku gak suka
9:53 Karena tipeku begini
9:54 Ya sampai kapan Anda bisa menemukan
9:57 Yang cocok
9:58 Karena yang paling cocok adalah yang ada dalam pikiran
10:01 Anda sendiri
10:02 Akhirnya Anda akan pacaran dengan
10:04 Kayalan Anda sendiri
10:08 Sehingga nanti Anda
10:09 Anda akan jadi pelukis
10:10 Melukis
10:12 Lawan jenis Anda yang sesuai dengan
10:14 Yang Anda bayangkan dan Anda pacaran
10:16 Dengan lukisan Anda sendiri
10:20 Tetapi cobalah
10:21 Kalau Anda berpikir nomor satu pacaran itu gampang
10:23 Cari pacar itu gampang
10:25 Yang kedua
10:26 Sebetulnya prinsipnya adalah
10:28 Saya menyesuaikan diri
10:32 Dengan yang ada
10:33 Jadi model begini
10:36 Oh ini adalah kelebihannya disini
10:39 Saya melihat
10:40 Saya melihat
10:40 ada kekurangannya, tetapi kelebihannya
10:42 begini, oke lah, saya sanggup
10:45 saya terima, oh yang itu
10:46 ada kelebihan yang lain, yang ini ada kelebihan
10:48 yang lain, malah pacaran bisa
10:50 kalau caranya begini
10:52 lebih dari satu loh, bisa dapet
10:54 lah itu ya cocok, ini ya cocok
10:56 itu ya cocok, sama dengan orang
10:58 suka makanan loh, ini gado-gado
11:00 ya cocok, pecel ya cocok
11:02 rujak cinggul ya cocok, pundru
11:04 ya cocok, kalidu
11:06 ya cocok, apa saja cocok
11:08 kenapa? karena Anda gampang
11:10 menyesuaikan diri sehingga lama-lama Anda bingung
11:12 mana ya yang paling tak cocok
11:14 ini, cewek mana
11:16 atau cowok mana ya yang paling tak cocok
11:18 ini saya senang, itu senang, ini senang
11:20 kenapa? karena sebetulnya Anda bisa
11:23 menerima
11:25 kelebihan dan
11:26 kekurangan lawan
11:28 jenis yang Anda
11:30 temui di dalam
11:32 kehidupan Anda sehari-hari
11:34 nah, oleh karena itu saudara
11:35 kuncinya sebetulnya, mencari
11:38 pasangan hidup itu adalah mengubah
11:40 cara berpikir
11:41 bukan mengubah
11:43 obyek yang Anda
11:46 sayangi, tetapi
11:48 mengubah cara berpikir Anda untuk
11:49 menerima dia sebagaimana adanya
11:52 yang ketiga saudara
11:56 bagaimana
11:57 sekarang? kalau kita
11:59 sudah tahu pacaran itu sebetulnya
12:01 gampang, cara nyarinya
12:03 sebetulnya adalah mengubah cara berpikir
12:05 sekarang
12:07 bagaimana
12:10 membuat
12:12 dia tertarik
12:14 dengan saya
12:14 ini yang penting
12:19 you know, bagaimana membuat
12:21 dia tertarik dengan saya
12:23 jangan Anda selalu berpikir, kenapa ya
12:25 kok tidak ada orang yang mau sama saya
12:27 saya sudah nyeruduk kesana, nyeruduk kesini
12:29 kok tidak dapat-dapat ya
12:31 sampai saya benjol semua kepala saya
12:33 kok tidak dapat-dapat ya
12:34 cuman Anda merenungkan
12:36 kualitas diri apa yang bisa
12:39 saya munculkan
12:41 kualitas diri apa yang bisa saya kerjakan
12:44 sehingga saya layak
12:47 dicintai dia
12:49 nah saudara-saudara
12:50 apakah di dalam dharma ada?
12:54 di dalam dharma ada
12:57 sebetulnya
12:58 begini ceritanya
13:00 sang buddha pernah memasihatkan kepada
13:02 para bhikkhu
13:04 para bhikkhu
13:06 hati-hati
13:08 dengan berbagai hal ini
13:10 karena dengan hal ini akan membunuh Anda,
13:13 membuat
13:14 orang jadi tertarik dengan lawan jenis
13:16 nah dengan begitu kita akan bisa
13:19 simpulkan
13:22 kalau orang-orang mengembangkan beberapa hal yang nanti akan saya sebutkan
13:26 lawan jenis akan tertarik
13:29 kan begitu toh
13:31 nah
13:32 nomor satu apa saudara?
13:37 seseorang akan tertarik pada kita itu kalau kita nomor satu
13:42 punya penampilan yang
13:44 kenapa?
13:48 karena penampilan ini
13:50 adalah
13:52 daya tarik
13:55 yang pertama
13:56 kalau Anda sudah penampilannya jelek
14:02 rambutnya jarang disisir dan jarang dikramasi
14:07 jangan harap
14:09 ada lawan jenis tertarik
14:11 karena baru mendekat sekali aja
14:16 tuh
14:18 baunya seperti rujak singur tiga hari
14:20 gak dimakan ya?
14:23 ya
14:23 gak karu-karuan
14:25 nah Anda harus mengembangkan satu
14:28 penampilan yang bagus
14:30 loh apakah penampilan yang baik itu harus selalu menggunakan barang mewah?
14:35 bukan
14:37 penampilan yang baik itu cukup Anda rapi
14:40 rambut disisir rapi ya
14:42 hari ini kan rambut rapi-rapi
14:44 tapi apakah deket itu baunya enak?
14:47 nah nanti Anda sendiri yang teman sebelah yang tahu
14:50 ini rambutnya rapi tapi baunya gak enak
14:54 atau begitu ngomong giginya
14:56 wah
14:58 baunya belum gosok gigi dua hari
15:00 misalnya
15:00 jadi penampilan itu penting sekali
15:05 apalagi
15:06 kalau Anda punya penampilan yang khas
15:08 itu yang disebut
15:10 berani tampil beda
15:11 kalau di zaman sekarang
15:14 kenapa demikian?
15:16 cobalah saudara berpikir
15:19 Anda kan jurusan manajemen
15:22 orang dagang
15:27 itu kalau Anda misalnya dagang sabun atau siampo saja
15:30 semua merk itu kan khas
15:34 sehingga dari Jawa saja Anda bisa lihat
15:36 oh itu sabun merk ini
15:38 oh itu siampo merk ini betul kan?
15:42 jangan sampai orang melihat Anda itu sama
15:46 oh ini
15:49 ini
15:50 mahasiswa dengan
15:51 satpam kampus sama modelnya
15:53 ini mahasiswi
15:55 dengan penjual
15:57 apa itu
16:00 penjual mie pinggir jalan
16:01 itu sama
16:02 nah Anda gak punya merk dagang
16:05 Anda harus berani tampil beda
16:09 aku bukan satpam
16:11 nah jadi penampilan
16:13 gak usah seperti satpam
16:15 yang modelnya
16:18 dibikin yang kerong-kerong
16:19 gak usah biasa-biasa
16:21 Anda kan bukan penjual mie
16:23 di pinggir jalan depan kampus
16:25 sehingga ya penampilan
16:27 dibikin yang rapi
16:29 baunya juga dibikin yang wangi
16:31 jangan dibikin baunya
16:33 seperti yang penjual mie itu kan begitu
16:35 jadi harus punya penampilan
16:37 nah kenapa demikian saudara?
16:39 satu tampil beda
16:40 yang kedua penampilan harus baik
16:43 kalau Anda beli sabun
16:47 kemudian bungkusnya jelek
16:50 kemudian bungkusnya jelek
16:51 makanya Anda tukar kok sabunnya itu
16:52 dengan bungkus yang lebih baik
16:55 Anda beli shampoo
16:58 botolnya
16:59 penyok
17:01 Anda akan ganti kok
17:03 dengan shampoo yang
17:05 botolnya lebih baik
17:06 padahal shampoo merk sama
17:07 padahal sabun merk sama
17:09 tetapi Anda akan ganti karena
17:12 kemasannya jelek
17:13 Anda ngalami itu?
17:16 ngalami kan di dalam masyarakat
17:17 nah sama dengan memilih pacar
17:21 apalagi
17:22 lawan jenis itu banyak
17:23 kalau Anda tidak punya
17:25 penampilan yang khusus
17:28 Anda tidak punya
17:29 aroma yang khusus
17:36 tentu
17:37 sulit untuk
17:39 mendapatkan yang cocok
17:40 itu nomor satu
17:43 penampilan harus yang bagus
17:45 yang kedua saudara
17:47 dikatakan di dalam dhamma
17:49 selain orang bisa tertarik dengan
17:51 tampilan orang yang lain
17:55 seseorang bisa
17:56 tertarik dengan yang lain itu
17:58 karena suara
18:04 saudara-saudara
18:06 Anda boleh
18:08 renungkan di dalam hati Anda masing-masing
18:11 di dalam
18:13 kehidupan ini
18:16 tidak ada suara yang
18:18 lebih merdu daripada suaranya
18:20 lawan jenis cowok
18:25 mesti
18:27 kalau telepon senang
18:28 dapat telepon cewek
18:32 suaranya
18:34 wina
18:35 sebaliknya cewek juga begitu
18:37 Anda kalau dapat telepon
18:41 cowok dengan dapat telepon dari cewek
18:44 lain tuh rasanya
18:45 pernah Anda alami
18:48 tidak ini dalam kehidupan sehari-hari Anda
18:50 hah
18:52 alami tidak
18:53 alami tidak Anda
18:55 ya telepon cewek itu
18:57 atau telepon lawan jenis itu bisa bapak Anda
18:59 bisa ibu Anda atau kakak Anda
19:03 tetapi Anda boleh
19:04 perhatikan lawan jenis
19:06 siapapun dia kondisinya
19:08 ketika Anda mendengar
19:11 punya
19:12 rasa yang berbeda
19:16 betul?
19:17 Anda bisa alami tahu
19:19 kalau anak-anak cewek ini paling senang
19:21 dengar suara papahnya
19:23 enak
19:25 ini mamanya misalnya
19:27 atau kakaknya perempuan
19:28 itu apalagi kalau minta uang
19:31 itu paling kenang
19:33 dengar suara orang tua
19:36 diomelin dengar suara orang tua
19:37 cewek cowok tidak pusing tidak suka
19:39 nah oleh karena itu
19:42 saudara bagaimana
19:44 supaya kita bisa membuat orang
19:45 menjadi tertarik dengan kita
19:49 suara harus diperhatikan
19:51 suara Anda itu
19:57 gunakanlah
19:58 suara yang normal
20:00 suara yang
20:01 tengah
20:02 jangan tinggi sekali melengking
20:05 atau rendah
20:07 sekali menjadi
20:09 ngedumel
20:11 ngedumel ini saya tidak tahu bahasa Indonesia
20:13 apa ya
20:14 pokoknya sudah ngomong
20:16 ngomongnya tidak jelas seperti kumur-kumur
20:18 kenapa demikian saudara?
20:22 dengan suara Anda asli saja
20:24 Anda tidak usah teriak-teriak melengking
20:26 orang akan tertarik
20:29 pada diri Anda
20:31 jadi dari penampilan
20:33 dari suara
20:35 itu pengaruhnya
20:38 sangat besar
20:40 karena itu
20:43 menjaga baik-baik
20:45 karena kalau Anda bisa
20:46 mengolah dua hal ini
20:49 wah
20:51 sulit Anda memilih nanti pasangan hidup
20:53 mana ya yang aku pilih dari
20:54 sekian banyak calon
20:57 karena terlalu banyak orang akan
20:58 menjadi senang dengan Anda
21:01 apalagi
21:02 selain Anda sudah menjaga suara Anda
21:04 dengan baik
21:07 Anda memiliki
21:10 sedikit pengetahuan
21:11 kenapa demikian?
21:15 karena seseorang
21:17 ingin pasangan hidup
21:19 seseorang ingin pacaran
21:21 sebetulnya salah satu tujuannya
21:23 adalah bisa sharing
21:25 bisa tukar pengalaman
21:27 bisa
21:29 tukar pandangan
21:30 kalau Anda punya sedikit
21:32 pengetahuan untuk sharing bersama
21:35 wah
21:37 ini yang akan membuat
21:38 menarik
21:39 tapi kalau Anda sudah
21:42 mau jadi pacarnya, penampilan Anda
21:45 sudah gagah
21:46 sudah punya merek tersendiri
21:50 bau Anda
21:51 sudah wangi
21:53 rambut Anda sudah rapi
21:55 suara Anda sudah bagus
21:57 tapi ditanya apa-apa
21:59 tidak mengerti
22:00 itu yang tidak ada artinya
22:06 kamu tahu tidak sekarang lagu
22:08 yang baru nge-pop
22:10 aku tidak begitu
22:12 suka mendengarkan lagu
22:14 jadi aku tidak tahu
22:16 kalau novel yang bagus-bagus bagaimana?
22:18 aku tidak suka baca
22:20 tidak tahu
22:20 restoran yang enak bagaimana?
22:22 aku tidak pernah pergi
22:24 aku cuma pergi ke sebelah ini saja
22:26 tempat hiburan yang bagus-bagus bagaimana?
22:28 aku tidak tahu, aku meditasi terus
22:30 ya begini caranya
22:36 pacar lari
22:38 padahal penampilan mendukung
22:40 tapi pengetahuan sedikit
22:42 tidak punya
22:43 tapi kalau Anda bisa
22:47 pengetahuannya sedikit punya
22:49 apalagi mungkin malah agak berlebih
22:54 bagaimana pelajaran ini?
22:56 ini saya bantu
22:56 tapi diskusi lu ya
22:58 tiap hari disajari mudah kok ini
23:01 tiap hari begini caranya
23:03 lalu Anda dapat cepat
23:05 iya kan?
23:06 kenapa dengan model sedikit pengetahuan
23:09 yang Anda miliki?
23:11 bisa gitar tidak?
23:13 bisa, sini gitar
23:14 kamu pegang, aku pegang juga
23:16 ini kunci, ini kunci
23:20 gampang
23:21 lalu Anda cepat dapat dengan model
23:23 kadang hanya bisa gitar saja
23:26 bagaimana novel?
23:27 novel yang bagus?
23:28 ada yang sini saya pinjami
23:30 nanti kamu baca dulu, kita diskusikan
23:33 diskusinya dimana?
23:34 di trawas atau di
23:37 kebun binatang
23:40 nanti kita
23:41 berdiskusi berdua, kenapa kok jauh-jauh?
23:43 ya kita kan tidak usah
23:45 waktu diskusi terganggu telepon, terganggu ini
23:47 aku tidak mau, kita diskusi ini saat ini
23:49 bagus ini novelnya
23:52 lagu yang kamu suka?
23:53 iya pak, ini
23:54 aku juga tahu lagu itu bagus
23:56 mau kamu koleksi
23:58 penyanyi itu saya pinjami
24:00 atau mau saya rekamkan?
24:02 atau mau bagaimana?
24:04 ini kita bisa
24:07 asal kita punya
24:08 sedikit pengetahuan
24:10 oleh karena itu saudara
24:12 hal-hal inilah sebetulnya yang
24:14 akan membuat orang tertarik pada kita
24:16 jadi nomor satu
24:19 cari pacar
24:20 gampang, karena lawan jenis
24:22 ada di setiap tempat
24:23 nomor dua, siapkan cara berpikir anda untuk
24:26 menyesuaikan diri
24:28 dengan lawan jenis yang ada di depan anda
24:30 jangan anda punya pikiran
24:32 konsep sendiri, aku harus yang bentuknya
24:34 begini, begitu dan begitu
24:36 tetapi cobalah, aku menyesuaikan
24:38 karena dia pun dengan bentuk yang seperti itu
24:40 punya kelebihan dan kekurangannya
24:42 nah
24:44 yang ketiga adalah
24:45 kita mau
24:48 mengekspresikan atau kita
24:52 memunculkan
24:53 beberapa kualitas
24:54 pada diri kita yang seperti
24:56 diajarkan di dalam dhamma adalah
24:58 penampilan yang berbebut
25:00 kalau bisa mempunyai penampilan yang
25:02 khusus, ciri khas
25:04 semua orang rambutnya
25:06 segitu panjang, semua anda bisa
25:08 cukur dan ada ujungnya saja
25:10 misalnya, sehingga dari jauh kelihatan
25:12 oh itu metisi A, loh
25:13 kan ada kunjungnya sini saja, misalnya
25:17 nah
25:18 kemudian, selain ada penampilan
25:20 yang bagus, suara dibikin
25:22 agak enak, gak usah teriak-teriak
25:24 dan yang ketiga punya sedikit
25:26 pengetahuan dan wawasan
25:28 nah, itu adalah kualitas diri
25:30 yang kita bisa dapatkan, sehingga orang
25:32 akan dekat dengan kita, sekarang setelah
25:34 orang dekat dengan kita, apa yang harus
25:36 kita kembangkan
25:38 supaya dia tahan dekat
25:40 dengan kita, supaya
25:42 kita juga tahan dekat
25:44 dengan dia, kuncinya
25:47 sederhana saudara, supaya
25:51 orang tahan dengan kita dan kita tahan
25:53 dengan dia, adalah
25:55 kita berpikir
25:57 tentang dia
25:58 saya kira orang manajemen sudah tahu itu
26:01 orang manajemen selalu diajari
26:03 bagaimana memuaskan
26:05 misalnya
26:07 orang lain, adalah
26:09 dengan berpikir tentang dia
26:11 you know, apa yang
26:13 dia inginkan, apa yang dia
26:15 harapkan, kenapa
26:17 karena kalau
26:18 seseorang itu
26:20 sebetulnya di dalam kehidupan
26:22 ingin kebutuhannya
26:24 dipenuhi, ingin
26:26 dirinya diperhatikan
26:28 siapapun juga
26:30 diantara kita semua
26:32 selama kita masih normal
26:34 selalu ingin
26:36 diperhatikan, satu contoh
26:41 saudara, anda kalau pakai
26:43 baju baru
26:45 rasanya berbeda
26:47 dengan kalau
26:49 anda pakai baju yang tidak baru
26:51 pernah anda
26:54 merasakan itu
26:55 begitu pakai baju baru, rasa
26:57 percaya dirinya
26:59 agak bertambah, dan kadang-kadang
27:01 apalagi kalau sepeda motor baru
27:03 merasa seolah-olah orang-orang
27:05 suka lihat pada saya, nah ini ada
27:07 sepeda motor baru
27:10 perasaan itu bisa
27:11 beberapa hari kalau itu sepeda motor
27:12 mungkin beberapa minggu itu akan merasa
27:15 lain loh kalau pakai
27:17 sepeda motor baru, iya kan?
27:20 anda kan merasa
27:22 seperti itu, kenapa? karena
27:24 anda sebetulnya kepingin
27:26 diperhatikan
27:28 anda punya handphone baru
27:31 maka anda kalau
27:32 duduk begini nih
27:34 rasanya kepingin ada orang
27:36 melipun anda
27:38 kok gak ada ya orang
27:40 telepon atau SMS
27:42 karena begitu ada keringan
27:44 happy anda
27:45 keluar
27:48 ketempatan?
27:50 kalaupun tidak ditelepon
27:52 anda bisa keluar dan melepon orang
27:55 kalau anda
27:56 baru dapat
27:58 ringtone telepon yang bagus
28:00 you know
28:03 ada ringtone telepon yang bagus
28:05 anda kepingin lho ditelepon orang di depan
28:08 umum ini
28:08 kok gak ada orang yang telepon ya, aku punya
28:11 ringtone nya bagus loh ini
28:14 kenapa demikian saudara?
28:16 karena pada dasarnya
28:17 kita semua ingin
28:20 diperhatikan
28:22 nah oleh karena itu
28:24 supaya pacaran itu mudah
28:26 jalannya
28:27 supaya kita bisa mempertahankan
28:30 lawan jenis yang kita sudah
28:32 usahakan
28:34 yang harus anda kerjakan
28:36 cuma satu
28:38 perhatian kepada dia
28:39 tanpa putus
28:41 jangan hanya waktu pacaran aja
28:44 awal-awalnya, oh kamu pulang kampus ya
28:46 malem ya, ayo saya boncengin
28:48 awal-awalnya sudah 2-3 bulan
28:50 wah senang, eh kamu
28:52 pulang kampus sendirian aja lah
28:53 nanti tak antar sopir atau apa
28:55 kalau anda sudah kurang rasa
28:59 ingin memperhatikan
29:02 maka siap-siap lawan jenis
29:04 anda hilang
29:04 oleh karena itu saudara, bagaimana pacaran
29:07 buddhis yang sesungguhnya
29:09 apakah yang diajarkan dharma
29:12 untuk bisa
29:13 mempertahankan
29:15 kehidupan atau persatuan
29:17 di dalam masyarakat
29:19 salah satunya adalah pacaran
29:21 yaitu saling perhatian
29:23 tapi kalau pun
29:25 tidak saling perhatian
29:27 anda yang terus memperhatikan dia
29:29 maka anda akan mendapatkan
29:31 yang anda sayangi
29:33 anda akan mendapatkan
29:36 orang yang anda
29:37 tuju, oleh karena itu
29:40 kalau ada sia
29:41 yang anda mau seruduk
29:43 seruduklah dengan perhatian anda
29:46 terus diperhatikan
29:48 kebutuhannya apa
29:49 anda perhatikan
29:51 maka pada saat itu
29:53 anda mulai melangkah
29:55 untuk mendapatkan perhatian
29:57 juga, karena di dalam dharma
29:59 tanam padi tumbuh padi
30:02 tanam jagung tumbuh jagung
30:04 ketika anda
30:05 menanam perhatian
30:07 maka anda pun punya
30:09 kesempatan untuk memanen
30:11 perhatian
30:13 dari lawan jenis anda
30:15 inilah beberapa hal
30:16 yang bisa saya sampaikan
30:19 dalam
30:20 dalam pengarahan
30:24 pembukaan, karena nanti saya mengharapkan
30:26 ada tanya jawab
30:27 yang mungkin akan memberikan manfaat
30:29 tapi paling tidak dengan beberapa hal
30:32 yang saya sampaikan ini anda akan mempunyai
30:34 gambaran, bagaimana mendapatkan
30:36 pacar
30:38 kualitas apa yang harus saya kembangkan
30:40 dan kemudian juga
30:42 bagaimana cara
30:44 mempertahankan pacar
30:46 saya supaya tidak lari
30:48 kualitas apa yang harus
30:50 saya pertahankan, mudah-mudahan
30:52 ini akan bisa memberi manfaat
30:54 masukan dan akan memancing
30:56 tanya jawab
30:58 untuk yang
31:00 waktu-waktu yang akan datang
31:02 ini ya, semoga anda
31:04 berbahagia, semoga bisa
31:05 memberikan manfaat
31:07 sampai kata bawantu
31:10 sukitata