0:00 Ketika ada rasa takut dalam diri kita, kita kehilangan kekokohan, kita menjadi sangat lemah, kita menjadi jauh
0:16 lebih kecil dari diri kita ketika kita membiarkan rasa takut itu menguasai kita. Kenyataannya adalah
0:27 setiap kali rasa takut menguasai kita, kita menderita begitu banyak dan kita punya
0:35 kesan bahwa kita tidak lain hanyalah rasa takut.
0:44 Dan rasa takut selalu takut akan sesuatu.
0:51 Anda mungkin takut mati, Anda mungkin takut
0:57 takut menjadi ketiadaan, Anda mungkin takut menjadi gila,
1:10 Anda mungkin takut tidak diakui, tidak dicintai,
1:18 Anda takut ditolak,
1:20 dan itulah sebabnya kita harus memandang dalam-dalam hakikat rasa takut kita dan melihat rasa takut jenis apa itu:
1:31 takut ditolak, takut tidak dipahami, takut tidak dicintai,
1:46 takut menjadi gila,
1:51 takut mati, takut menjadi ketiadaan,
2:01 dan kita semua memiliki rasa takut itu.
2:06 Kadarnya berbeda-beda, tetapi ia ada di sana.
2:15 Tetapi kita juga memiliki benih ketiadaan-rasa-takut dalam diri kita — abhaya,
2:20 ketiadaan rasa takut.
2:20 Dan kita perlu tahu cara menyentuh benih ketiadaan-rasa-takut dalam diri kita
2:29 dan membantunya tumbuh sehingga kita bisa
2:33 berlindung padanya, memanfaatkannya.
2:39 Ibaratnya kita punya benih kemarahan dalam diri, tetapi kita juga punya benih cinta dan welas asih dalam diri.
2:48 Jadi kalau salah satu benih saya kuat,
2:50 benih yang lain akan lemah. Karena itu, menumbuhkan benih yang berlawanan
2:56 untuk memulihkan keseimbangan adalah latihan kita.
3:07 Untuk menghadapi rasa takut, Anda harus memanfaatkan tubuh Anda.
3:14 Tubuh Anda berperan dalam rasa takut Anda.
3:17 Tubuh Anda berperan dalam rasa takut Anda.
3:20 Jadi inilah bukti ketiadaan rasa takut:
3:35 belajar untuk rileks, membiarkan tubuh kita beristirahat, itu sangat penting.
3:43 Terutama kalau Anda mengenal seni pernapasan berkesadaran.
3:47 Jadi latihan menarik dan membuang napas untuk menyentuh kebenaran bahwa Anda lebih dari rasa takut Anda itu sangat penting.
3:50 Ya, ada rasa takut dalam diri saya, tetapi ada juga ketiadaan-rasa-takut dalam diri saya.
4:02 Ketika Anda punya rasa takut, Anda menderita.
4:05 Dan itulah sebabnya Anda takut pada rasa takut Anda.
4:12 Takut atas rasa takut.
4:19 Anda pernah mengalami penderitaan karena dikuasai rasa takut.
4:29 Itulah sebabnya Anda tidak ingin rasa takut itu kembali.
4:35 Tetapi kalau Anda membuktikan satu kali saja bahwa Anda punya kemampuan menghadapi
4:43 rasa takut Anda, maka Anda tidak akan takut lagi pada rasa takut Anda.
4:49 Karena Anda tahu bahwa Anda mampu menangani rasa takut Anda.
4:54 Jadi rasa takut atas rasa takut akan lenyap.
4:59 Jadi rasa takut atas rasa takut akan lenyap.
5:19 Jadi rasa takut atas rasa takut akan lenyap.
5:29 Jadi rasa takut atas rasa takut akan lenyap.