Segenggam Daun
AUDIOBhikkhu Uttamo

Diskusi : Pacaran ala Buddhis

0:00—
Bahasa Indonesia

Subtitle Bahasa Indonesia belum tersedia.

Diskusi : Pacaran ala Buddhis

Tentang Ceramah

Ceramah ini membahas berbagai aspek pacaran dari sudut pandang Buddhis, dengan fokus pada etika, kesetiaan, dan tanggung jawab dalam hubungan. Bhikkhu Uttamo menjawab pertanyaan-pertanyaan praktis seperti cara menarik perhatian lawan jenis, boleh tidaknya memiliki cadangan pacar, pandangan tentang kumpul kebo, pacaran sejenis, dan perbedaan usia. Beliau menekankan pentingnya tidak mendekati orang yang sudah berpasangan, karena hal itu dapat menanam kekecewaan dan melanggar etika. Dalam hal kumpul kebo, beliau mengaitkannya dengan pembagian hak dan kewajiban serta kesetiaan, sementara untuk pacaran sejenis dan beda usia, secara prinsip tidak masalah selama tidak melanggar hukum negara dan norma setempat. Alur pemikiran dimulai dari etika dasar dalam mendekati lawan jenis, kemudian berkembang ke isu-isu yang lebih kompleks seperti salah paham antara sahabat dan pacar, cara menyambung kembali kasih yang putus, mengatasi kebosanan, batas pelanggaran sila ketiga, menghadapi gosip, poligami, dan tips praktis dalam mendekati. Bante juga memberikan saran untuk masa kuliah, cara memutuskan hubungan dengan baik, konsep jodoh, menolak cinta dengan halus, dan menjaga hubungan jarak jauh. Pesan utama yang dapat diambil adalah pentingnya menjaga etika, kesetiaan, dan komunikasi yang jujur dalam setiap hubungan, serta meluruskan niat sejak awal untuk menghindari kesalahpahaman. Ceramah ini memberikan panduan praktis yang berakar pada nilai-nilai Buddhis seperti perhatian (mindfulness) dan cinta kasih (loving-kindness), tanpa memaksakan aturan yang kaku, melainkan menekankan pada kesadaran dan tanggung jawab pribadi.

Bagian PentingAI · suggested — belum ditinjau manusia
  1. Menarik Perhatian Lawan Jenis dan Etika Pacaran
    Bante menjelaskan cara menarik perhatian lawan jenis dan menekankan pentingnya tidak mendekati orang yang sudah memiliki pasangan, karena hal itu dapat menanam kekecewaan dan melanggar etika.
  2. Punya Cadangan Pacar dan Kumpul Kebo
    Diskusi tentang boleh tidaknya punya cadangan pacar (serep) dan pandangan Buddhis tentang kumpul kebo, yang dikaitkan dengan pembagian hak dan kewajiban serta kesetiaan.
  3. Pacaran Sejenis dan Beda Usia
    Bante membahas pandangan Buddhis terhadap pacaran sejenis dan perbedaan usia yang jauh, menekankan bahwa secara prinsip tidak masalah selama tidak melanggar hukum negara dan norma setempat.
  4. Salah Paham dalam Hubungan: Sahabat vs Pacar
    Menjelaskan cara mengatasi salah paham ketika salah satu pihak ingin bersahabat sementara yang lain ingin berpacaran, dengan menegaskan komitmen dan meluruskan niat sejak awal.
  5. Menyambung Kembali Kasih yang Putus dan Mengatasi Kebosanan
    Bante memberikan saran untuk menyambung kembali hubungan yang putus dan mengatasi kebosanan dalam pacaran, dengan fokus pada perhatian dan mengingat kebaikan pasangan.
  6. Batas Pelanggaran Sila Ketiga dalam Pacaran
    Menjelaskan secara rinci batasan pelanggaran sila ketiga (tidak berhubungan seksual) dalam konteks pacaran, termasuk definisi alat seksual dan tindakan yang termasuk pelanggaran.
  7. Menghadapi Gosip dan Menjaga Reputasi
    Bante membahas cara menghadapi gosip tentang hubungan, pentingnya menjaga penampilan, dan menggunakan orang ketiga untuk menetralisir isu yang tidak benar.
  8. Poligami, Menundukkan Hati, dan Keberanian dalam Mendekati
    Menjawab pertanyaan tentang poligami (tidak dibenarkan karena melanggar kesetiaan) dan memberikan tips untuk menundukkan hati lawan jenis dengan bersikap wajar dan berani.
  9. Pacaran di Masa Kuliah dan Memutuskan Hubungan dengan Baik
    Bante menyarankan untuk memanfaatkan masa kuliah untuk mencari pasangan, dan memberikan panduan etis dalam memutuskan hubungan agar tidak menyakiti pasangan.
  10. Jodoh, Menolak Cinta, dan Pacaran Jarak Jauh
    Membahas konsep jodoh dalam agama Buddha, cara menolak cinta dengan halus, serta tips menjaga hubungan jarak jauh dengan komunikasi yang berkualitas.
Mindful LivingAI · suggestedKamma/KarmaAI · suggestedLoving-kindnessAI · suggestedRelationshipsAI · suggestedEthical LifeAI · suggestedAttachmentAI · suggestedSulit Melepassuggested
Transkrip LengkapAI · suggested — belum ditinjau manusia
Bante, saya mau tanya
Seperti yang misalnya tadi Bante bilang
Untuk menarik perhatian
Untuk mendapatkan pajak
Untuk menarik perhatian
Untuk mendapatkan pajak
Pertama kan penampilan
Dan yang saya dengar tadi itu
Terakhir itu perhatian
Kalau misalnya semua itu sudah kita lakukan
Kepada orang yang kita sayangi
Tapi orangnya itu ternyata
Cuek bebek
Bukan, orangnya itu ternyata sudah punya pajak
Itu gimana Bante?
Ada lambangannya lagi Bante
Biasanya
Orangnya itu sudah punya pajak
Tapi orangnya itu juga akhirnya ternyata
Suka
Sama kita
Wah ini orang gak beres
Soalnya begini
Saudara
Ilmu ini, soalnya ilmu yang saya
Kati malam hari ini
Ibat sekali
Sehingga kalau anda sembarangan
Menggunakan
Dengan orang yang sudah punya pacar
Sudah punya pasangan hidup
Sudah punya suami atau sudah punya istri
Kalau kena, wah anda yang bisa
Dipentungin orang
Kenapa demikian saudara logikanya?
Kan tadi hukumnya
Tanam perhatian, tumbuh perhatian
Sekarang
Kalau anda sudah tahu dia punya pacar
Dia punya pasangan hidup
Dan anda seruduk
Anda sebetulnya menangis
Tanam kekecewaan
Dan jangan salah
Anda bisa panen kekecewaan juga
Dan
Orang yang sudah punya pacar
Lalu anda seruduk
Dan dia kena
Jangan salah di masa depan
Dia diseruduk orang
Dia kena lagi
Kenapa?
Karena mentalnya dia
Mental seruduk
Seruduk
Karena itu saya menyarankan
Kalau anda belum tahu seruduk
Tapi begitu sudah tahu punya pacar
Anda harus menghentikan kegiatan itu
Kenapa?
Karena lawan jenis itu kan bukan hanya satu itu
Kenapa harus menyeruduk yang satu?
Bisa cari yang lebih banyak kok
Memang kadang-kadang ada yang mengatakan
Yang sudah punya itu mesti yang lebih baik
Kenapa?
Karena kalau belum punya berarti
Tidak baik
Ya kan?
Restoran kalau sepi karena tidak enak
Restoran enak karena laris
Orang kalau punya pacar banyak
Wah ini mesti
Wah sedah
Jadi aku mau ikut menyeruduk ke sana
Salah
Pola pikir itu salah
Karena mental orang itu
Berarti mental yang gampang keseruduk
Ya
Anda berisiko tinggi untuk begitu
Karena pengalaman itu akan kembali pada diri anda sendiri
Jadi
Jadi saya menyarankan untuk tidak melakukan
Mundur baik-baik
Cari yang lain
Kan begitu
Lebih banyak kok
Begitu ya
Menjawab enggak
Ini bukan yang saya alami
Oh saya enggak masalah
Anda jangan berpikir begitu
Karena pertanyaan belum tentu yang memang anda alami sendiri
Pertanyaan bisa yang anda alami
Bisa yang teman anda alami
Bisa keluarga anda alami
Bisa lingkungan anda alami
Atau mungkin yang anda nonton di film
Baca di buku
Bisa saja karena logika itu kan semua bisa ngalami
Jadi anda jangan merasa setiap pertanyaan
Mesti ada hubungannya dengan anda
Belum tentu
Saya enggak pernah berpikir ke sana
Ya silahkan yang lain
Ya belakang sendiri
Nyampe enggak itu kabelnya
Enggak nyampe kabelnya ditarik
Apabila belum menikah
Maksudnya dalam istilah seperti anak-anak kan
Masih pacaran begitu
Tapi sudah punya dua atau tiga pacaran
Serep-serep
Apakah itu juga termasuk pelanggaran sila yang ketiga?
Pelanggaran sila ketiga
Itu sebetulnya berhubungan dengan hubungan seksual
Jadi tidak berhubungan dengan perangkapan jabatan
Bagaimana sekarang kalau pacaran
Punya serep?
Sedara-sedara
Sebetulnya
Pacaran punya serep itu
Biasa-biasa saja
Tetapi jangan diserep
Atau jangan dilakukan
Pada saat yang sama
Satu
Punya dua
Sesaat yang sama
Tapi kalau anda punya pandangan
Ketika anda pacaran dengan si A
Kemudian anda punya pandangan
Kalau dalam beberapa bulan ini
Tidak ada kemajuan pacaran saya
Maju tangan
Atau maju yang lain-lain
Maksud saya
Bukan itu maksud saya
Bukan itu maksud saya
Artinya kemajuan ini kok
Begini-begini saja ya
Anda boleh punya pandangan
Saya kalau
Lambat begini jalannya
Jalur lambat dengan jalur si A
Saya akan memilih dengan si B
Anda boleh punya pandangan itu sebagai serep
Tapi jangan anda pada saat yang sama
Saya dengan si A
Hari jenis serep
Kemesuma satu
Dengan si B
Ini salah besar
Kenapa?
Karena anda sendiri apa mau digitukan
Karena hukum karma adalah
Siapa yang menahan dia yang akan memetik
Kalau anda tidak mau digitukan
Jangan menggitukan orang
Kalau anda juga mau menjadi
Menjadi pacar dobel-dobelan
Ya anda apa-apa
Ya ini berarti jenis ketemu jenis
Tetapi kalau kita sendiri
Tentu secara normal
Tidak mau didobel
Ada yang mau didobel disini?
Ada?
Ada?
Tidak ada yang mau
Jawa juga tidak ada yang mau didobel
Kalau anda sendiri tidak mau didobel
Maka orang lain pun
Sebetulnya juga
Sama perasaannya dengan kita
Karena itu
Anda boleh punya cadangan
Dalam arti persiapan
Kalau saya putus dengan ini
Saya akan ganti
Yang itu
Tetapi jangan dilakukan pada
Saat yang sama
Karena itu akan membuat anda
Mengeluarkan energi lebih berat
Untuk menyebut nama si A
Tidak salah menjadi si B
Bisa salah loh
Karena anda dobel-dobel itu kan
Pikiran anda kan nyabang-nyabang
Tidak karung-karungan
Sehingga ketika manggil si A
Liru si B
Wah
Tapi sudah
Rangkap jabatan anda
Ya?
Tiba-tiba
Saya pernah baca artikel
Artikel Dharma Banteng
Yang menyatakan bahwa
Orang yang kumpul kebo itu
Tidak menanggan silat ketiga
Bagaimana sebenarnya itu Banteng?
Ya, sebetulnya tahap ini sudah bukan
Tahap pacaran
Karena ini sudah masuk ke perkawinan
Tapi saya akan menyinggung sedikit
Supaya anda juga punya wawasan
Perkawinan di dalam agama Buddha
Yang sesungguh-sungguhnya
Yang ada di dalam Dharma
Itu adalah perkawinan
Sebagai pembagian hak dan kewajiban
Bukan karena upacara
Makanya di dalam
Sigalowadasuta
Maka anda akan melihat tugas dan kewajiban
Suami atau istri itu apa
Kalau sudah ada pembagian hak dan kewajiban
Maka pria dan wanita ini
Bisa dianggap sebagai suami istri
Satu contoh
Dulu di zaman nenek moyang kita
Yang masih tinggal di gua-gua
Ada pria
Senang dengan wanita
Mereka merasa
Cocok mereka berbagi hak dan kewajiban
Mereka masuk ke gua
Mereka suami istri selamanya
Jadi apakah itu kumpul kebu?
Bukan
Itu karena memang
Sudah terjadi pembagian hak dan kewajiban
Nah tetapi
Dharma itu juga tidak bertentangan
Dengan hukum negara
Di negara-negara
Yang melegalisir
Perkawinan sebagai
Pembagian hak dan kewajiban
Tanpa ikatan upacara
Perkawinan
Selama dia masih
Berbagi hak dan kewajiban
Dan setia kepada pasangan hidupnya
Karena hak dan kewajiban itu salah satunya adalah
Kesetiaan
Maka dia sudah suami istri
Walaupun tanpa ikatan perkawinan
Tetapi di Indonesia khususnya
Karena negara ini
Bukan hanya berbicara tentang
Pembagian hak dan kewajiban
Tetapi perkawinan disini harus ada
Peresmian dari
Agama
Dan peresmian dari
Catatan sipil
Karena itu
Dharma karena tidak bertentangan dengan hukum negara
Kalau pembagian hak dan kewajiban ini
Lalu tinggal di Indonesia
Dia disebut kumpul kebo
Dan dia menjadi salah di Indonesia
Salah karena melanggar
Undang-undang negara
Setempat
Ya
Jadi disini tidak bisa dikerjakan
Ya
Kumpul kebo yang dimasukkan disini adalah
Pembagian hak dan kewajiban
Tetapi harus saling setia
Bukan kumpul kebo
Hari ini sama si A
Dua minggu lagi sama si B
Tiga hari sama si C
Itu bukan kumpul kebo lagi
Kumpul babi
Sudah tidak ada kesetiaannya sama sekali
Begitu
Ya jadi
Dengan demikian sebetulnya
Dharma ini
Kalau dia tinggal di satu negara yang tidak
Membutuhkan ikatan perkawinan
Secara upacara
Maka pembagian hak dan kewajiban
Antara pria dan wanita
Dianggap sudah cukup
Tidak melanggar
Tetapi di Indonesia karena mementingkan upacara
Maka hanya pembagian hak dan kewajiban
Antara pria dan wanita
Dianggap salah
Karena itu belum
Sesuai dengan peraturan negara setempat
Jelas itu?
Ya
Baik pertanyaan yang lain?
Yang lain?
Yang lain
Boleh?
Ada yang mengitipkan
Saya mau tanya
Apakah agama Buddha mengizinkan pacaran
Sama jenis?
Ya
Sebetulnya di dalam hak dan kewajiban
Pembagian hak dan kewajiban tadi
Sebetulnya tidak pernah disebutkan
Misalnya kewajiban istri harus punya anak
Tidak ada
Karena kewajiban istri salah satunya
Misalnya baik dengan keluarga suami
Dengan teman suami
Menjaga
Menjaga harta yang diberikan oleh suami
Kemudian juga
Mengerjakan hal-hal yang ditugaskan oleh suami
Dan seterusnya
Setia
Tetapi disitu tidak dikatakan
Istri harus punya anak
Dari sini kita bisa jelas
Bahwa sebetulnya suami istri
Yang pria dan wanita pun
Tidak ada alasan mengatakan bahwa
Kalau pasangan hidupnya tidak punya anak
Lalu boleh cerai
Karena bukan tugasnya suami atau istri
Harus punya anak
Tidak ada alasan mengatakan bahwa
Tugasnya suami dan istri itu adalah
Berbagi hak dan kewajiban
Dan tidak ada kewajiban istri punya anak
Sehingga kalaupun dia wanita
Yang sesungguhnya dan dia
Tidak punya anak
Dia tidak salah dan dia bisa adopsi
Nah karena dia pembagian hak dan kewajiban
Maka
Bisa
Disimpulkan
Walaupun
Bukan menjadi
Menjadi apa ya
Menjadi keharusan
Bahwa
Sejenis pun
Sebetulnya juga tidak begitu bermasalah
Selama tidak melanggar
Undang-undang negara
Tempat dia tinggal
Seperti yang tadi saya sampaikan
Suami istri adalah pembagian hak dan kewajiban
Nah
Kalau di tempat negara yang dia tinggal itu
Membutuhkan upacara perkahwinan
Maka tidak menggunakan upacara itu salah
Sekarang secara prinsip
Pembagian hak dan kewajiban ini
Bisa sejenis
Tetapi kalau di tempatnya
Tempat negara dia tinggal itu
Menentang
Perkahwinan yang sejenis
Maka dia sesungguhnya
Telah melanggar
Undang-undang setempat itu
Jadi bisa disebut benar
Secara dharma
Tapi salah menurut negara itu
Tapi kalau di negara-negara yang lain
Di Eropa, di beberapa negara tertentu
Yang sudah melegalisir perkahwinan sejenis
Sebetulnya ya tidak begitu bermasalah
Karena salah satu
Problem utama sejenis itu kan
Tidak bisa punya keturunan
Wanita dengan wanita
Bagaimana punya keturunan
Pria dengan pria bagaimana punya keturunan
Kan tidak bisa
Tetapi karena memang tugas suami istri
Tidak harus punya anak
Itu tidak menjadi masalah
Cuma seorang biku tidak boleh
Homoseks
Seorang biku tidak boleh homoseks
Kenapa demikian
Karena kalau seorang biku itu homoseks
Atau bikuni itu lesbi
Wah
Teman-temannya bahaya
Pagi-pagi bisa berantakan semua
Jadi seorang biku
Tidak boleh homoseks
Sehingga di dalam dharma
Sebetulnya homoseksual itu
Tidak dianjurkan
Dengan demikian sebetulnya
Perkahwinan sejenis
Walaupun mungkin itu
Tidak menyalai
Tetapi bukan dianjurkan
Dia sebetulnya
Tidak dianjurkan
Atau mungkin lebih enak ya
Dihindari lah begitu ya
Jadi anda yang punya pikiran untuk kawin sejenis sebaiknya
Jangan lah
Oh lawan jenis saja masih banyak kok
Ngapain harus yang sejenis
Nah pertanyaan lain
Yang langsung
Ya yang langsung saya lebih suka
Karena itu lebih bertanggung jawab
Daripada yang tertulis
Tertulis itu bikin soal susah-susah
Tapi maklumnya kan tidak kelihatan
Nah ya silahkan
Nanti saya ingin tanya
Misalnya ada seorang pria yang punya kepribadian
Dengan ibu sekomplek
Yang suka dengan wanita yang lebih tua
Mungkin satu atau dua tahun
Apakah itu wajar atau tidak?
Kalau misalnya tidak wajar
Ya sebetulnya
Di dalam Dharma juga tidak pernah disebutkan
Beda ideal
Pasangan hidup
Ya
Cuman pernah beberapa kali disinggung
Di dalam cataka
Seseorang kalau bedanya terlalu jauh
Misalnya cewek
Yang umum ya cewek 17 tahun
Kawin dengan cowok yang sudah 40 tahun
Itu dianggap di dalam Dharma
Ada keanehan
Mau apa dia?
Nah
Dianggap tidak beres
Dianggap tidak wajar
Ya
Nah jadi sebetulnya secara strik
Secara lurus
Secara lugas
Tidak pernah disebutkan beda yang ideal itu berapa
Karena itu apa yang Anda sebutkan
Misalnya seorang pria
Senang dengan wanita yang lebih tua
Karena mungkin terbayang ibunya
Yang baik sama dia
Atau seorang wanita
Yang senang dengan pria
Yang jauh lebih tua
Karena terbayang bapaknya
Sebetulnya
Itu tidak masalah
Tidak masalah
Sejauh menurut
Kepantasan tradisi
Setempat
Secara Dharma
Namanya Karma
Itu bisa
Jatuh kemana saja
Orang kecil
Anak kecil
Anak muda
Bisa
Cinta sama yang lebih tua
Jauh
Itu secara Karma
Kita bisa memahami
Ya kan
Tetapi secara
Hukum masyarakat
Belum tentu bisa
Karena itu
Kembali lagi seperti
Perkawinan tadi
Atau
Perkawinan sejenis
Sama dengan yang ini
Beda usia yang tinggi
Itu sebetulnya nanti terletak
Pada
Kebudayaan
Masing-masing
Individu
Secara Dharma tidak bermasalah
Dan
Apakah ada akibatnya?
Ya tidak ada akibatnya
Cuma kalau bedanya terlalu tua
Logikanya kan
Yang datang duluan kan mati duluan
Kan hanya gitu saja
Sehingga kalau 17 tahun
Kawin sama 40 tahun
Ya ini berarti mau
Mau ada orang yang
Punya anak kecil tapi tidak punya
Salah satu orang tuanya
Kan begitu saja
Misalnya 17 tahun
Ceweknya
40 tahun cowoknya
Ya mungkin ceweknya 27 tahun
Anaknya baru 10 tahun
Bapaknya sudah mati
Misalnya begitu
Itu logika sederhana saja
Ya
Walaupun tidak ada cerita
Bahwa yang lahir duluan
Mesti mati duluan
Belum tentu
Ya
Buktinya nenek kita mungkin masih hidup
Orang tua kita mungkin sudah meninggal
Itu bisa kejadian seperti itu
Tetapi
Logika umumnya kan
Orang tua kan mati
Lebih awal
Ya jadi tidak ada reaksinya
Tidak ada pengaruhnya apa-apa
Beda umur banyak itu
Ya cuman tidak pantas
Dilihat menurut
Lokal
Menurut adat setempat
Yang lain
Yang langsung oke depan ini
Memberikan perhatian
Selagi
Lawan jenis kita memang suka
Dan kita juga suka kan tidak masalah
Cuman yang jadi masalah
Ketika kita berpikirnya
Kita memberikan perhatian
Dan yang kita harapkan dari lawan jenis ini adalah
Dia bisa menjadi sahabat untuk kita
Bukan jadi pacar
Itu bagaimana pak teh
Sedangkan dia menangkap sebaliknya
Ya itu berarti salah paham lho
Memang kata ebit
Cinta tak harus bersatu
Nah itu kan katanya ebit
Memang betul
Ada beberapa kesalahan teknis
Mungkin yang termasuk tadi yang
Oedipus kompleks itu ya
Kadang-kadang kita senang dengan si A
Atau si A dengan senang dengan kita
Itu belum tentu untuk harus jadi pasangan hidup
Tapi mau jadi teman hidup
Atau istilah yang tadi anda kabarkan
Sahabat
Sahabat untuk saling bertukar pikiran
Sharing
Nah itu yang tadi saya katakan ada sedikit pengetahuan ya
Untuk sharing untuk apa
Nah kalau sampai terjadi
Salah komunikasi atau salah paham
Seperti itu kita yang kepikiran itu
Kalau saya ingin jadi sahabat
Harus meluruskan pandangan itu
Jadi kita tegaskan
Sejak awal
Sebenarnya orang kalau cinta itu ketahuan lho
Ketahuannya dari mana?
Dari perhatian
Nah cuman kadang-kadang cowok itu
Perasaannya lebih lambat
Daripada cewek
Kalau cewek begitu diperhatikan sedikit
Ayo saya boncengin
Akhirnya langsung inget
Wah ini mungkin senang sama aku
Tapi kalau cowok diperhatikan
Nah memang sudah seharusnya lah
Ini memang agak
Agak ada slipnya sedikit
Ini bagian ini
Tapi kalau sekarang sudah saya buka demikian
Maksudnya cowok-cowok juga akan mengerti bahwa
Kalau anda disenangi cewek
Itu berarti anda mulai diperhatikan dia
Nah sekarang
Di awal-awal misalnya
Saya perlu ini eh kok diantar
Saya perlu itu eh kok dicarikan
Wah ini ada perhatian
Anda harus meluruskan sekarang
Masuk perhatian itu apa?
Kita sahabat loh
Nah kalau memang anda ingin jadi sahabat
Anda harus potong begitu
Masuk perhatianmu apa?
Kita kan bersahabat kan?
Nah jadi menggiling
Leading by questions
Istilahnya orang management
Nah
Jangan anda bertanya dengan
Pertanyaan terbuka
Kamu kok baik sama aku itu maksudnya apa?
Aku gak tau maksudmu apa
Nah ini
Ini kurang sedikit pengetahuan
Kalau anda sudah menekankan
Kamu baik sama aku kan niatnya untuk bersahabat kan?
Kalau untuk bersahabat aku terima loh
Ini kebaikanmu
Nah dengan demikian
Benih-benih cinta yang akan tumbuh itu otomatis rayu
Sehingga dia pikir
Yalah kita sahabat
Oke ya sahabat
Jadi kamu boleh punya pacar
Aku juga punya pacar
Gak ada saling iketan loh
Kita saling memperhatikan
Kita saling sharing
Kita saling tukar pikiran
Tapi tidak harus kita menjadi pasangan hidup
Karena pasangan hidup tidak harus menjadi pasangan hidup
Tapi harus menjadi teman hidup atau sahabat
Anda tegaskan begitu
Nah tapi kalau dia terus salah
Terus salah mengerti
Salah mengerti anda luruskan
Salah mengerti anda luruskan
Untuk sementara anda harus tegas
Mengambil cara atau bersikap
Yang tegas sehingga
Dia menyadari bahwa tidak seharusnya
Dia mencintai anda
Sebagai pacar
Tapi harusnya sebagai teman hidup
Nah oleh karena itu
Kembali kepada keterangan saya yang di awal tadi
Kalau kita bisa menyesuaikan diri
Sehingga anda misalnya sebagai seseorang perantauan
Bisa suka nasi pecer
Bisa suka rujak cingur
Bisa suka gado-gado
Dan laku tek-tek dan sebagainya
Kenapa?
Karena anda bisa menyesuaikan diri
Dengan makanan yang anda pilih
Nah dengan demikian pula dengan lawan jenis
Karena anda bisa menyesuaikan diri dengan lawan jenis
Maka sahabat anda tidak hanya satu
Sahabat anda akan bisa menjadi banyak
Kenapa?
Karena anda kecocokan
Ingat saudara pria dan wanita itu saling melengkapi
Kalau pria sedang stres-stres
Cerita sama cewek
Terus ceweknya menanggapi mungkin dengan tangisannya
Atau dengan apa
Aduh aku ya ikut susah dengan problemmu
Ada sedikit lega loh bagi si cowoknya ini
Tapi kalau cowok sedang stres
Cerita dengan cowok
Cowok ini kan dasarnya logika
Jadi kalau dia stres-stres sama cowok diceritain gitu
Sudahlah itu kan amicah
Hidup tidak kekal
Kamu tidak usah susah
Itu kan normal saja
Kita ya gerget namanya ya kita sudah tahu
Tapi kan butuh simpati
Nah kalau ada cewek yang nangis-nangis
Aduh rasanya beban itu berkurang
Sebaliknya cewek juga begitu
Karena dia emosional
Kalau dia stres selalu cerita sama cewek yang lain
Kadang-kadang dia nangis-nangis
Cewek sebelahnya juga ikut nangis
Jadi tidak ada solusinya
Malah ada nangisnya
Kapan habisnya dua hari tangis-tangisan terus
Tapi kalau dia ceritanya sama cowok
Lalu ditenangkan dengan logikanya
Sudahlah kamu baik-baiklah
Nanti kan waktu akan berakhir
Sambil dipegang kupingnya sedikit
Wah itu rasanya lega
Ada sesuatu yang ikut membantu beban
Nah ini sebetulnya apa
Ini karena persahabatan itu
Nah kalau kita bisa
Tidak harus dengan pacaran sampai dobel-dobel
Seperti tadi pertanyaan yang pertama
Sampai nyerep-nyerep 5 atau 6
Tetapi kita menganggap pasangan hidup
Atau lawan jenis kita ini sebagai sahabat semua
Sebetulnya nyaman hidup
Karena kita bisa nitip problem
Dengan si A saya problem rumah tangga yang saya ceritakan
Dengan si B problem tentang pekerjaan
Dengan si C saya problem tentang pribadi
Dengan si D saya problem keuangan
Dengan si E saya problem apa
Enak
Sehingga kalau satu ketika sahabat yang baik itu
Mau berontak menjadi musuh kita
Dia hanya tahu rahasia sepotong
Karena musuh yang paling berbahaya itu
Adalah mantan sahabat dekat kita
Dia tahu jeroan kita
Tapi kalau kita banyak sahabat
Yang kita bagi sedikit sedikit sedikit
Enak
Dia mau gunting bagian mana kan hanya bagian itu saja
Yang dia mengerti
Karena itu kalau saya lebih menyarankan
Anda boleh punya
Sahabat yang sebanyak-banyaknya
Tetapi anda punya pacar satu saja
Ya
Nah pacar satu kalau merusut ya
Syaratnya sahabat itu
Kan bisa juga loh
Ya bagaimana ya
Itu kan
Salah satu teknik yang sudah ada loh
Ya itu seperti itu loh maksudnya
Ya
Jadi kalau anda yang ingin sahabat
Lawan jenis anda yang ingin pacaran
Anda harus tegaskan
Sebaliknya kalau anda yang ingin berpacaran
Lawan jenis anda hanya ingin bersahabat
Anda ubahlah cara berpikir anda
Bahwa sesungguhnya memang tidak harus
Kalau saya membutuhkan dia
Saya sayang dia
Saya kangen dia
Tidak harus saya itu menjadi pacar dia
Saya mungkin
Bisa hanya menjadi sahabat dia
Jangan dipakta
Kalau dia tidak mau jangan maksa
Karena pacaran itu kan
Pembagian hak dan kewajiban
Segaligus komitmen bersama
Kalau dia komitmennya mau sahabat
Kita mau pacar
Berarti tidak cocok
Jangan dipaksa
Ya kalau dia mau pacaran
Kita juga mau pacaran
Nah ini komitmennya sama
Baru kita jalani
Baik pertanyaan tertulis dulu
Pertanyaan tertulis dulu ya
Karena kajian sudah menulis capek
Saya mau tanya
Bagaimana cara
Menyambung kembali kasih yang pernah putus
Kemudian pertanyaan kedua
Bagaimana cara
Mempertengankan masa pacaran
Ketika perasaan suka
Salah satu pihak
Mungkin karena bosan
Ya
Menyambung yang sudah putus
Sebetulnya ya itu dari awal lagi ya
Jadi kita mulai dengan
Perhatian dulu ya
Kita terus jalani perhatian
Karena sebetulnya manusia itu hanya
Karena kurang perhatian
Sama dengan pertanyaan yang kedua itu
Kalau kenapa kok bisa memudar
Rasa kehangatannya kok
Memudar atau bosan
Karena kita kurang perhatian
Kita ingin memberikan perhatian loh
Kalau perhatian kita sudah habis
Yang kita perhatikan
Rasanya memang saya juga tidak punya minat untuk memperhatikan dia
Mungkin saya hanya melihat dia
Dari sudut kekurangannya saja
Kenapa saya sampai memudar
Kenapa saya sampai memutuskan dia
Mungkin karena saya hanya melihat dari kekurangannya
Padahal kalau dulu saya mau
Kan pasti dia punya kelebihannya
Nah kalau begitu saya harus ingat
Kelebihan yang dia miliki
Kebaikan yang pernah dia lakukan
Lalu kita mulai perhatikan lagi
Sehingga hanya yang dulu putus bisa nyambung
Yang sekarang sudah dingin
Bisa menjadi hangat lagi
Kuncinya adalah
Diperhatian
Dan mengingat kebaikan yang pernah dia lakukan
Kepada kita
Jasa apa yang pernah dia lakukan
Kepada kita
Kita ingat dan kita berusaha
Untuk membalas jasa kebaikan yang pernah
Dia kerjakan kepada kita
Ya karena sebetulnya
Kembali ke pacar yang lama
Itu sebetulnya lebih
Nyaman ya
Karena kita kan sudah mengerti
Dia kesukaannya apa
Kekurangannya dimana
Kita pemahamannya itu walaupun mulai dari 0
Tapi langsung separuh
Kalau kita mulai dari yang baru
Pendekatan lagi awal
Itu sebetulnya kita mulai dari 0
Yang sungguh-sungguh 0
Yang membuat kadang-kadang kita pusing sendiri
Mikir kok kenapa ya
Kok tidak seperti yang saya bayangkan
Atau kadang-kadang kita ganti pacar
Kadang kita bandingkan
Pacarku dulu mestinya begini
Sekarang kamu begitu
Tapi dengan kita kembali ke yang awal
Sebetulnya itu mempermudah
Segalanya termasuk pemahaman kita
Ya jadi untuk kembali
Pertahankan kuncinya adalah pada
Perhatian yang kuat
Dengan mengingat kelebihan yang
Pernah dia miliki
Baik pertanyaan yang itu
Belakang tadi mau tanya ya silahkan
Yang saya ingin tanyakan
Gaya pacaran seperti apa sih
Yang bisa dikategorikan sudah melanggar 609
Karena kan ya anak muda sekarang
Mulai dari pegang tangan makin naik makin naik
Bahkan sampai ada yang free time
Pada saat mana bisa dikatakan 609
Ya pegang tangan makin naik
Itu gak apa-apa kan paling tinggi
Bunda
Pegang tangan naik turun
Itu yang bahaya maju mundur
Itu yang bahaya
Tapi kalau makin naik gak apa-apa
Makin tinggi bunda kok
Bunda turun lagi itu yang agak bahaya
Nah sudah-sudahlah
Karena anda berbicara
Begitu maka saya akan berbicara
Tentang silah yang ketiga
Yang tadi mungkin sepintas ya sudah
Bahas di dalam cerita perselingkuhan
Bahwa silah yang ketiga
Dari Pancasila Buddhis itu adalah
Tidak
Melakukan hubungan seksual
Nah sekarang hubungan seksual
Itu apa
Alatnya apa
On the deal spare partnya apa
Spare part
Untuk melanggar kesusilaan
Dalam arti hubungan seksual
Di dalam Dharma itu ada tiga
Yaitu
Mulut, alat vital
Dan anus
Ini adalah alat
Melakukan hubungan seksual
Penyilangan dari
Salah satu ketiga alat ini
Ini
Sebetulnya adalah termasuk
Pelanggaran silah yang ketiga
Sehingga sebetulnya
Kalau pegang tangan
Tidak melanggar
Naik-naik ya gak apa-apa
Tetapi kalau
Kita lihat
Mulut ketemu mulut
Ini pelanggaran seksual
Silah yang ketiga
Sehingga anda harus mulut ketemu dagu
Baru bisa
Tidak melanggar itu
Caranya berhenti disitu saja
Ya
Mulut ketemu kuping
Mulut ketemu
Dengkol
Ya paling tidak nyonyor
Ya tapi ini berhenti disitu
Tapi kalau mulut ketemu mulut
Itu adalah pelanggaran seksual
Yang ketiga menurut
Pancasila Budi
Alapital juga begitu
Alapital ketemu alapital itu yang nanti namanya
Frisex atau alapital ketemu mulut
Atau alapital ketemu anus
Ini akan sama
Dia akan melakukan
Pelanggaran seksual yang ketiga
Anus ketemu anus gak bisa
Tapi anus ketemu alapital bisa
Anus ketemu mulut bisa
Itu juga pelanggaran seksual
Nah oleh karena itu dengan melihat
Ketiga jenis onderdilnya ini
Alat-alatnya ini
Maka anda akan jelas
Mana yang harus dikerjakan
Tangan ketemu mulut boleh
Ya bisa
Tangan masuk kuping bisa
Gak apa-apa
Tangan ketemu alapital bisa
Cepok
Tangan ketemu anus boleh
Biasalah dikerjakan
Gak apa-apa
Anusnya sendiri lho
Ya begitu
Ya jadi
Dengan tiga carat ini
Saya kira sudah jelas
Batasannya apa yang disebut melanggar
Dan yang tidak melanggar
Eh siapanya mau tanya
Ya itu tadi saya katakan
Tapi kalau kita sudah punya pacar
Sahabat adalah tetap sahabat
Tetapi kalau
Kita belum punya pacar
Sahabat dan mungkin akan meningkat
Menjadi pacar selama
Komitmen itu bersama
Saya juga pengen pacaran
Dia juga kepengen pacaran
Jalani
Tapi kalau saya kepengen pacaran
Dia kepengen sahabat
Kita seruduk terus
Ini kan berarti gak sama komitmennya
Saya menyarankan untuk
Tidak dikerjakan
Begitu ya
Jadi meningkat bisa
Karena mungkin pikiran itu kan anica lho
Pikirannya tidak betul
Saya belum mengerti kualitasmu ya
Aku sahabat dulu lah
Begitu ya kita bersahabat
Eh bertahun-tahun bersahabat
Kok saya yang gak ada yang
Cocok lagi ya
Udah lah kamu sekalian jadi pasangan itu
Bisa aja itu tidak masalah
Selama itu menjadi komitmen
Kedua belah pihak
Bukan pemaksaan
Dari salah satu pihak
Ya ada asap kan ada api
Nah begitu
Ya karena kadang-kadang orang itu
Tidak mengerti ya
Sekarang
Si A jalan sama
Si B
Cowok jalan sama cewek
Oh semua geger, oh ini pacaran
Padahal ceweknya itu ponaan nih
Keponaan yang baru datang
Dari tempat jauh, kan bisa aja
Orang kan sudah sibuk geger
Nah sehingga kadang kita mengeluarkan
Klarifikasi
Ini keponaan saya sudah
Nah tapi kalau teman
Kadang-kadang, eh gak pacaran
Kok dikosipin terus, maka sebetulnya
Ya mungkin harus
Jangan jalan berdua, bisa juga
Bertiga atau berombongan
Sehingga akhirnya hilang kesan itu
Bahwa oh ini mereka pacaran
Karena masyarakat itu
Memang kadang sering melihat ya
Dari sudut luarnya, oleh karena itu
Tadi kan saya katakan
Mau dapat pacar salah satunya kan penampilan
Penampilan harus di
Baguskan
Nah kalau anda penampilannya
Gonta ganti pacar
Gonta ganti pacar
Penampilannya ganti terus
Nah ya gak laku itu
Penampilan seperti itu, maka harus penampilannya
Yang serius
Yang jarang ganti pacar
Sehingga orang juga mau sama kita
Demikian pula di dalam masyarakat
Kadang pria dan wanita itu gampang sekali dikosipin
Nah oleh karena itu para biku
Juga punya cara
Biar tidak dikosipin gimana ya
Kadang-kadang pakai orang ketiga
Sehingga dengan orang ketiga ini
Menetralisir
Kosip-kosip tadi
Karena kita bisa ngomong
Aku gak ada apa-apa coba tanya sama si A
Dia itu juga kumpul sama kita bertiga
Gak ada apa-apa kok
Nah begitu loh
Karena apa
Karena kita tidak mungkin
Bisa menerangkan
Menentang gosip itu dengan kata-kata
Kita hanya bisa
Menghapasi gosip itu dengan
Perilaku dan itu pun membutuhkan
Waktu, bukan sekejap
Begitu kita
Dikosipin lalu pakai orang ketiga
Langsung sekejap gosip itu hilang
Gak butuh waktu itu
Ya baik
Pertanyaan cukup itu
Ya pertanyaan yang tertulis dulu
Menulis mengatakan
Mungkin ini menyimpang dari tema
Yaitu apakah dalam agama Buddha
Kita diizinkan untuk poligami
Atau poliandri
Kemudian pertanyaan yang keduanya adalah
Bagaimana cara
Menundukan hati wanita
Bagaimana cara
Tidak berani
Untuk menolak hatinya
Ya tidak berani
Bagaimana bisa menundukkan
Itu kan seperti
Pertempuran
Kalau anda tidak berani menghadapi musuh
Bagaimana anda bisa mengalahkan
Kalau mau main cantet
Ya tidak begitu
Ya modalnya harus berani
Apa sih pria dan wanita
Sebetulnya sama
Pria dan wanita ini kan sebetulnya sama
Sedikit berbeda baik secara anatomis
Maupun biologis, psikologis
Dia tidak begitu sama
Secara sosiologis dia juga tidak sama
Tetapi manusia sama-sama
Kadang-kadang
Kita minder
Dengan melawan jenis
Itu karena kita merasa sudah punya apa-apa
Ini yang paling terasa cewek
Cewek kalau sudah
Menyenangi cowok
Mau ngomong sama cowok itu saja gemeteran
Keringet dingin keluar
Salah
Karena yang tahu anda
Senang atau tidak itu diri anda sendiri
Dengan anda serba salah
Anda salah tingkah malah orang lain
Jadi tahu
Ini ketahuan
Kamu senang sama dia
Sebetulnya anda cuek-cuek saja
Yang tahu diri anda
Cewek-cewek kan pengalaman
Kalau cowok tidak begitu terasa
Karena cowok main seruduknya lebih kuat
Tapi kalau cewek itu terasa
Kalau sudah senang sama orang
Kalau ngomong sama orang itu
Sulit mengendalikan dirinya
Sebetulnya anda biasa-biasa
Buktinya apa
Anda
Telepon dengan
Laman jenis
Sebetulnya kan hal yang biasa
Cewek-cewek misalnya
Telepon sama cowok biasa
Telepon sama cowok biasa tidak
Telepon ke sini misalnya
Ini kan banyak cowoknya
Telepon ke sini
Biasa dong
Cewek-cewek kan juga begitu
Telepon sama cowok biasa
Tapi kalau sudah khusus sama orang yang disenangi
Itu mati kutu
Mati kutu
Mau telepon saja balik-balik bingung
Telepon tidak ya
Kenapa tidak seperti normal
Kan yang tahu hanya anda
Dia tidak tahu
Jadi anda harus berpikir
Aku biasa kok
Aku telepon sama cowok biasa
Dia juga biasa
Tidak wajar
Malah anda membuka komunikasi
Untuk bisa memberikan perhatian
Tetapi ketika anda tidak bersikap wajar
Anda takut
Anda stress
Anda nge-pill
Malah anda
Merasa
Aduh
Aku tidak enak ngomong sama dia
Anda menutup kesempatan komunikasi
Karena menutup kesempatan komunikasi
Anda tidak punya kesempatan untuk memperhatikan
Karena anda tidak punya kesempatan
Untuk memperhatikan
Otomatis anda tidak bisa menundukkan
Oleh karena itu kuncinya anda menundukkan lawan jenis
Bukan hanya cewek saja
Tentu saja
Adalah dengan anda menganggap dia seperti yang lain
Saya biasa
Telepon dengan lawan jenis
Kenapa saya harus takut sama dia
Kalau dia mau syukur tidak mau ya sudah
Tidak apa-apa
Pokoknya karena aku usaha
Usaha untuk membuka komunikasi
Apakah agama Buddha
Menghalalkan
Atau membenarkan poligami
Di dalam hak dan kewajiban
Ada yang disebut
Kesetiaan
Ya
Salah satu di dalam sigalowada sutta
Hak dan kewajiban pria dan wanita
Itu adalah kesetiaan
Dengan mengamati kesetiaan ini
Pasti
Poligami tidak dibenarkan
Karena poligami
Dianggap sebagai
Pemuasan
Ketamaan
Tidak bisa mengembangkan kesetiaan
Karena sesungguhnya
Orang tidak bisa mencintai
Dua orang
Dalam saat
Yang sama
Tidak bisa mesti hanya salah satu
Yang anda cintai
Anda lebih cinta si A daripada si B
Anda punya adik
Yang lebih dari satu coba
Siapa yang punya adik lebih dari satu
Satu dua hanya dua
Tiga empat agak banyak ya
Oke anda boleh renungkan
Dalam diri anda sendiri
Anda tentu cinta adik anda semua
Tetapi pasti anda hanya cinta
Salah satu dari mereka
Yang melebihi dari yang lain
Anda bisa rasakan
Anda cinta sama adik anda
Tapi hanya satu
Yang lebih anda cintai
Karena cinta itu sebetulnya
Tidak bisa berbagi
Karena itu jangan
Jangan
Poliandri karena itu melambangkan
Ketidak setiaan
Ya
Pertanyaan
Bentar ya yang belakang tadi yang depan sudah tanya
Silahkan mic-nya kasih sini
Nanti habis ini dipindah ke belakang mic-nya
Ada cerita
Kalau kita mau cari pacar
Itu ada cerita lain
Cari pacar itu
Harus ganti gimana
Ya saya tidak mengalami
Sebetulnya
Memang cari pacar itu bagus
Waktu masih mahasiswa
Masih kuliah
Untuk memilih
Memasuki kehidupan rumah tangga
Untuk memutuskan
Kehidupan rumah tangga
Itu memang kalau kita sudah mapan
Secara ekonomis
Kita sudah mapan
Secara psikologis
Kita sudah dewasa sudah mapan
Kita memilih
Ya saya mau menjadikan dia
Sebagai pasangan hidup
Tetapi kalau pacaran
Itu perlu dari
Mahasiswa
Maka tadi saya katakan
Kalau anda sudah mahasiswa
Belum pacaran
Maka anda sebetulnya menyia-nyiakan
Masa muda anda
Karena kesempatan seperti ini sulit
Kenapa?
Karena anda bertemu dengan orang yang satu level
Ini kan level anda semua
Level mahasiswi, mahasiswa
Ya berpendidikan semua
Tapi kalau anda sudah mapan
Di dalam pekerjaan
Level anda itu sudah
Terlalu macam-macam
Anda mau pacaran
Anda sibuk pekerjaan
Sulit sudah
Mau pacaran sama teman kerja
Digosipin
Baru mau mendekati
Sudah satu kantor kekel
Tapi kalau sebagai
Mahasiswa ya biasa-biasa
Anda tenang-tenang memang umur anda
Kemudian
Bagi cewek sendiri
Juga lebih sulit
Kalau anda sudah bekerja
Anda sudah mapan
Wah cowok yang mau mendekati berpikir ulang loh
Misalnya anda mapan
Gaji sebulan katakanlah
Lima juta
Cowok yang mendekati
Minimal harus punya
Tujuh juta gajinya
Lah itu sudah
Om-om
Itu kan repot
Nah kalau sekarang cowok yang gajinya tiga ratus ribu
Mendekati yang tujuh juta
Lumpang hidup ya
Ngapain pacaran sama orang yang begitu
Bikin pusing
Itu kan lebih sulit
Orang yang sudah mapan malah sulit
Justru yang sekarang ini
Sebetulnya kalau saya hanya berpikir
Pada waktu anda mahasiswa
Anda mahasiswi inilah saatnya untuk anda
Pendekatan pendekatan pendekatan
Terus nanti kan pas selesai
Kuliah terus bekerja
Mulai mapan
Mulai dari nul
Nah itu memutuskan ayo kita membina rumah tangga
Nah itu setelah
Selesai sudah mapan baru mulai
Membina rumah tangga
Jangan mulai pacarannya dari situ
Uh terlambat lima sepuluh tahun
Sudah
Enggak akan dapat nanti dapatnya ya
Asal asalan
Ya karena itu gunakan
Mumpung masih kuliah seru dok
Enggak ada ya saat mau ke sekolah kampus seru dok
Mesti ya bisa ya
Gitu
Ya belakang tadi mau tanya
Ya ya yang pegang mic dulu
Ya
Wah ini tokoh lama nih
Pertama
Tadi Bante mengatakan
Kita tidak mungkin mencintai dua orang pada
Saat yang sama
Terus bagaimana kita mencintai dua orang keluar kita
Yang kedua
Dulu pernah ada kejadian
Seseorang itu melepaskan jubahnya
Dan menikah
Apakah ini dapat digunakan dalam agama Buddha?
Ya
Anda bertanya bagaimana mencintai
Orang tua anda
Sudah jelas anda itu juga
Nanti hanya akan deket pada salah satu pihak
Anda mungkin deket
Dengan ibu anda
Atau berdekatan dengan bapak anda
Anda sendiri bisa rasakan kok
Aku kalau sama
Ibu rasanya
Lebih terbuka loh daripada sama bapak
Atau anda sebaliknya
Aku kalau sama bapak rasanya enak
Nah deket bisa ngomong-ngomong
Akrab sama mamaku tidak bisa
Anda sendiri mengalami
Cuma kadang kita secara moral
Merasa
Masa sih bapak sama mama dibedakan
Tapi anda sendiri bisa mengalami
Cinta anda dengan ayah
Dan cinta anda dengan ibu
Sebetulnya tidak sama
Wanita lebih cenderung deket dengan bapaknya
Apalagi kalau wanita yang mukanya mirip mamanya
Bapaknya paling sayang
Sama anak itu
Tapi mamanya paling benci sama anak itu
Cuma anda lihatlah
Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari
Sebaliknya
Anak laki yang wajahnya
Mirip bapaknya
Maka dia akan disayangi mamanya
Dia akan deket dengan mamanya
Tapi dengan bapaknya dia pasti
Akan dimarahi terus-terusan
Jadi dengan bapak dan mama
Sendiripun kalau anda perhatikan
Secara nyata
Beda
Kedekatannya
Tidak sama dengan anda
Anda boleh
Nanti boleh anda ngomong
Nggak manti saya tidak merasa begitu
Nanti akan saya tunjukkan bahwa akan sebetulnya begitu
Yang kedua
Biku lepas jubah dan merit itu
Biasa
Karena biku adalah manusia yang
Sedang melatih
Menuju ke kesucian
Menggunakan jubah ini
Tidak ada perjanjian harus
Seumur hidup
Kalau memang dia merasa tidak kuat
Ya lebih baik tidak menjadi biku dan merit
Dan itu biasa-biasa di dalam masyarakat
Makanya kan kita di dalam
Sanggaterawada ini kan membuat program
Samanera sementara
Sehingga anda kan
Biasa melihat, oh samanera masuk
Dan keluar ini hal yang biasa
Orang menggunakan jubah dan lepas jubah
Itu hal yang biasa
Nanti kalau bikunya sudah mulai banyak
Kita juga akan membuat biku sementara
Karena di negara-negara budis
Biasa ada yang jadi biku
Hanya sehari dua hari bisa
Kalau mungkin mamanya sudah
Mau meninggal dan selama
Hidupnya itu dia keinginannya punya anak
Jadi biku tapi anaknya tidak ada yang
Pengen jadi biku maka sebelum meninggal
Dia jadi biku dulu satu hari
Pulang ke rumah baca parita
Dengan teman-temannya kemudian
Mamanya senang melihat dia
Pulang kewihara lepas jubah lagi bisa
Jadi tidak ada kesalahan
Tidak ada karma buruk
Tidak ada karma buruk
Seorang biku melepaskan jubah
Oh itu hanya ahli profesi kok
Sehingga anda misalnya
Kerja di kantor A
Terus sekarang pindah di kantor B
Apakah itu karma buruk?
Ya tidak, itu hanya ahli profesi saja
Dan sebetulnya seorang biku
Itu bukan menjadi biku
Karena umat
Sehingga kadang-kadang ada
Saya kasihan
Kalau nanti jadi lepas jubah
Saya lepas jubah dan tidak
Itu sebetulnya bukan karena kamu
Saya lepas jubah dan tidak akan karena diriku sendiri
Aku ingin lepas
Kamu minta pun aku tidak bisa lepas
Aku ingin tidak lepas
Kamu mohon-mohon aku lepas
Aku pun bisa tidak lepas
Siapa yang menentukan dirinya sendiri
Ya karena itu kadang-kadang ada
Waduh
Nanti di gosipin gini-gini
Biar yang mau gosipin
Nanti berhenti-henti sendiri
Ya begitu
Jadi tidak ada karma buruknya
Biku lepas jubah
Oke, satu laki itu bertanya
Itu makhluk di pintu
Ya kan di dinding-dinding
Di pintu-pintu
Makhluk hidup itu
Yang dekat
Ya kita punya kebijaksanaan
Kita kan maunya memperhatikan dia
Kuncinya dasarnya dalam Dharma tadi
Untuk mencari pasangan hidup
Atau mencari pacar
Kita memperhatikan dia
Menyayangi dia, memberi apa yang dia
Inginkan supaya dia bahagia
Tapi memang tidak salah
Kadang-kadang kita jadi dimanfaatkan
Ya
Disuruh sana, disuruh ini, itu dan sebagainya
Nah
Kapan kita bisa berhenti
Ketika kita mengadari
Bahwa apa yang dia lakukan itu
Sudah tidak wajar lagi
Kapan kita bisa tahu
Tidak wajar lagi
Kalau kita merasa itu biasa-biasa
Kadang-kadang teman kita
Nah ini mungkin tadi seperti gosip tadi
Kadang-kadang orang luar itu yang bisa kasih masukan
Kamu itu sudah berlebihan
Kamu itu kalau caranya begitu
Kamu itu dibodohin, kamu dikerjain
Oh kita lalu renung-renung
Mungkin juga ya, lalu kita coba lagi
Eh benar aku dibodohin
Ya berhenti
Oh aku tidak dibodohin
Ya Anda merasa begitu, ya Anda lanjutkan
Karena orang luar kan hanya bisa lihat dari
Satu sisi saja
Tapi yang ngalami kan kita sendiri
Ya karena itu
Bagaimana batasnya
Kapan kita bisa dibodohin dan tidak dibodohin
Dikerjain atau tidak dikerjain
Yang tahu batasnya
Kita sendiri, tidak ada orang
Bisa kasih ukuran
Tidak dengan biaya
Misalnya kamu akan merasa
Dibodohin itu kalau ongkos pacaranmu
Sudah melebihi sekian rupiah
Per bulan
Itu bukan itu ukurannya
Anda akan merasa dibodohin
Kalau dalam satu minggu Anda disuruh kerja
Sekian kali, tidak ada
Yang tahu dibodohin
Dan tidak yang merasa dibodohin
Atau tidak adalah kita sendiri
Kenapa?
Karena kita sendiri yang terjun langsung
Kita disuruh kesana kesini
Tapi memang ada alasannya
Dan memang itu masuk akal
Dan memang harus
Dikerjakan, ya kita jalan
Tapi kita disuruh
Sana sini yang tidak masuk akal
Ini yang memang seharusnya tidak dikerjakan
Juga bisa, masih bisa ditunda
Kita dibodohin, kita yang berhenti
Ya, karena itu kebijaksanaan
Terletak pada diri sendiri
Ketika kita terus memberi, memberi, memberi
Tapi kita harus tahu bahwa
Pada satu saat, saya harus berhenti
Karena itu sebetulnya
Saya dibodohin
Ya
Betul, nah tetapi di dalam Dharma
Kan ada satu nasihat
Apabila ada orang mengkritik kita
Jangan langsung ditolak
Tapi kita coba dengarkan dan kita cek
Nah sekarang juga begitu
Teman-teman kita mengatakan
Wah temanmu itu bahaya
Pacarmu itu bahaya, suka berbohong
Anda tidak usah langsung terima
Tapi juga tidak usah langsung ditolak
Buktikan dengan waktu
Anda punya waktu
Yang panjang
Kemudian anda juga bisa tanya kepada
Bukan hanya satu sumber
Dua sumber, tiga sumber, empat sumber
Bahkan anda bisa tanya
Kepada teman-teman kosnya
Ini kan kebanyakan anak kos
Anda tanya teman-teman kosnya
Jadi anda proaktif untuk mencari seperti itu
Karena kebohongan
Bagaimanapun juga hebatnya
Suatu ketika
Pasti terbuka
Kenapa? Karena tidak ada orang
Bisa membohongi setiap saat
Makanya apa kuncinya
Kok polisi itu selalu menanyain terus-menerus
Tersangkaan ini selalu
Ditanyain terus
Besoknya ditanya lagi
Diinterogasi berjam-jam, kenapa?
Karena satu ketika kebohongan dia pasti terbuka
Dengan ditanyain
Ditanyain, ditanyain, ditanyain
Maka kita sendiri juga harus
Hati-hati
Begitu teman-teman mengatakan hati-hati loh
Dia suka bohong, kita juga membuka diri
Membuka telinga
Dia pernah ngomong yang tidak wajar apa ya
Yang kesalahan apa ya
Dan kita juga minta informasi
Sebanyak-banyaknya dari berbagai
Pihak
Ya, begitu
Karena kadang-kadang ada orang
Dapat informasi begitu malah
Kamu ngapain jelekan pacarku
Kamu cemburu ya, apa ya
Kita sudah menutup diri, sudah tidak bisa
Dikasih tahu
Biarlah dia menjelekan, kita dengerin
Kita buktikan, ehi pas jiko
Pertanyaan tertulis masih ada
Ya
Misalnya pacar itu merupakan karma buruk
Kemudian
Karma buruk apa yang akan kita datangkan
Memutuskan pacaran
Memang logikanya
Sekarang cari pacar
Satu ketika kan kita juga bisa
Mutusin pacar
Ada satu hal
Untuk mutusin pacar itu sebaiknya
Jangan anda pikir sekarang mau putus
Besok langsung diputusin
Bisa bikin orang bunuh diri
Walaupun dia bunuh diri bukan kesalahan kita
Tuhan kita tidak pernah nyuruh
Ayo kamu bunuh diri
Ayo bunuh diri, aku putus
Anda begitu
Ada baiknya karena dia seperti luka
Pacaran kalau sampai putus itu kan sebetulnya melukai
Nah itu ada baiknya butuh waktu
Katakanlah
Sebulan dua bulan anda persiapkan
Untuk proses pemutusan itu
Bagaimana proses pemutusannya
Pertama kasih gambaran
Omong
Beberapa kali dikasih input
Sebetulnya
Kita ini sudah
Kurang begitu serasi loh berjalan
Rasanya sudah
Banyak yang tidak begitu cocok
Diantara kita itu kasih input
Sering-sering dimasukin input itu
Tiap kali ketemu input omongan
Kemudian kadang-kadang kita juga menyampaikan bahwa
Kesibukan atau apa frekuensi pertemuan
Mulai dikurangi
Karena perasaan itu sebetulnya muncul
Juga karena frekuensi pertemuan
Makin jarang frekuensi pertemuannya
Itu akan makin
Gampang
Untuk putus
Nah nanti satu ketika
Kalau kita sudah selalu sering ngomong
Aku ini rasanya kita ini
Kok sudah rasanya tidak cocok ya untuk jalan sama-sama
Dan kita sudah jarang ketemu
Atau apa gimana
Kalau kamu nyoba mungkin
Cobalah kamu dekat dengan yang lain
Dulu
Karena siapa tahu
Aku tidak bisa membahagiakan kamu
Jadi kita ngomong terus-terus terang ya
Jangan but
Besok hilang
Hari ini masih pacaran
Hari ini masih jalan berdua
Besok hilang
Bisa stress orang
Karena anda sendiri kan tidak mau dikintukan
Jadi kasih tahu baik-baik
Dan sebetulnya di dalam
Sopan cantun pacaran
Yang mungkin anda pernah dengar atau tidak
Sebaiknya cewek yang lebih dulu meninggalkan
Bukan cowok yang
Ninggal cewek
Lalu bagaimana supaya cewek ninggalkan
Nah itu ya kondisi tadi
Dikondisikan biar dia lama-lama
Bosan sama kita
Kenapa demikian
Saudara karena kalau cewek ditinggal orang
Mungkin anda pernah ada yang diputus cintanya
Cewek-cewek
Diputus cinta itu mindernya muncul
Aku kok diputus ya
Pak aku ini kekurangan ini
Dan cewek karena main perasaan wah bahaya
Tapi kalau cewek diputus
Biasa saja
Udah lah dari laki gampang
Kosokan buahnya
Gak bisa disini ya sebelah
Sebelah
Ngapain pusing
Karena itu kalau saya menyarankan
Cowok-cowok walaupun sudah bosan
Kasih kondisi biar ceweknya yang nanti lama-lama
Udah lah
Kamu gak usah jalan sama saya dululah
Hah contoh
Iya ya coba kita coba dululah
Jadi cewek juga merasa bangga
Aku yang putusin dia
Loh tadi yang ditanya teman-teman
Kamu jadi putus ya aku putusin dia
Gak cocok aku sama dia
Dia bangga dia punya semangat untuk nyari lain
Tapi kamu kok jalan-jalan sama dia
Iya dia putusin aku
Loh kenapa kamu diputusin
Ya dua cewek nangis
Semua
Dia merasa stress
Ya karena itu kalau saya menyarankan
Ya seperti tadi
Bagaimana caranya supaya bisa
Pacaran itu putus
Kasih kondisi dengan kata-kata
Dan frekuensi pertemuan
Dikurangi
Itu biasanya akan putus
Ya
Terus ya satu lagi
Itu belakang
Dalam agama Buddha itu
Apakah ada yang namanya jodoh
Terus pertanyaan kedua
Menolak
Seandainya ada seorang laki-laki
Atau misalnya seorang jenis yang suka sama kita
Kemudian kita menolak
Apakah itu dalam agama Buddha
Misalnya
Kita berteman dengan seseorang
Kemudian secara itu
Pertemanan kita itu
Kemudian dia menyatakan
Mungkin dia menyatakan cinta atau apa
Kemudian kita menolak
Terus kemudian dia berpikir
Kalau kita itu cuma main-main sama dia
Ya pertanyaan yang kedua yang saya jawab dulu
Sebetulnya itu adalah
Hak kita untuk menolak
Cuma cara menolak itu
Harus yang benar
Ya seperti tadi saya katakan
Cewek kan dikondisikan untuk
Biar putus ya
Tapi cara memutusnya juga
Sudah kamu besok gak usah kesini lagi
Pergi lu
Sial lu kesini terus
Ya itu kalau sudah begitu
Bikin cowok sakit hati
Wah
Berbahaya
Kata-kata yang penting
Karena kalau saya digitukan kan gak mau
Maka saya jangan menggitukan orang
Pada saat memutus itu pun juga begitu
Kita katakan
Mungkin kalau cewek misalnya ya
Tadi kan disenangi orang terus salah mengerti
Itu gak sama dikasih input
Sebetulnya saya itu senang sama kamu itu
Bukan karena mau jadi pacar
Tapi saya itu mau jadi sahabat
Tapi kalau kamu salah terus
Mengerti begini salah terus
Udah lah kalau gitu kita untuk sementara
Gak usah ketemu dululah
Supaya kita sama-sama bisa menenangkan diri
Karena saya sebetulnya bukan
Mencintai kamu tapi saya itu hanya
Ingin kamu jadi sahabat saya
Nah kalau aku diserudut terus
Aku kan juga jadi stress
Kuliah aku juga jadi terhambat
Karena nyeruduk terus pada orang
Yang sebetulnya gak senang sama kamu
Kamu sendiri kan juga ngabisin energi
Lebih baik kita jalan sendiri-sendiri
Dululah
Nanti kalau kamu memang sudah tenang
Kita sudah sama-sama tenang
Nanti kamu bisa hubungan lagi sama saya
Jadi cara memutusnya itu
Omongnya juga yang enak
Tidak terus main potong
Main putus dengan kata-kata yang kasar
Ya karena itu
Sebetulnya kan banyak orang mengatakan
Uh cowok itu punya kesempatan milih
Salah
Sebetulnya cewek itu yang punya kesempatan milih
Karena dia duduk manis di rumah
Cowok kan datang semua
Dia tinggal pilih
Si A si B atau si C
Cowok-cowok ini yang di
Di
Di seleksi toh
Iya kan
Anda yang datang setor muka tiap hari
Setor kebaikan tiap hari
Tinggal ceweknya yang jadi juri
Aku mau yang itu
Sebetulnya kekuasaan pemilihan
Tetap di cewek loh saya pikir-pikir
Ya
Cuman anda harus
Memotong dengan pelan-pelan
Artinya dengan
Bahasa yang halus
Penampilan yang baik
Yang tidak menyinggung perasaan
Dan apalagi kalau bisa memperbesar
Semangat dia untuk mencari pengganti
Itu yang penting
Di dalam perpisahan ada satu hal yang anda harus sampaikan
Karena orang yang
Itu mungkin cinta kepada anda
Apa yang anda sampaikan itu mungkin dia nurut
Anda harus kasih nasihat sama dia
Kamu jangan gampang patah semangat
Karena kalau kamu gampang patah semangat
Membuat aku gak simpati
Sama kamu
Kamu begini aja langsung mau bunuh diri
Begini aja langsung mau minum begon
Ah hatimu terlalu kecil begitu
Mau cinta sama aku apa artinya
Nah anda kasih
Semangat begitu
Coba kalau kamu saya putus terus kamu bisa cari lagi
Wah aku malah lebih buang gak dengan kamu
Nah dengan begitu
Anda akan membuat
Dia bersemangat untuk maju
Karena bagaimanapun juga
Anda adalah orang yang
Berharga di mata dia
Yang mau didengarkan
Nasihatnya
Nah apakah semua itu ada judul
Secara karma memang
Anda bertemu dengan si A itu adalah karma
Tetapi karma kita
Memilih dia sebagai pasangan hidup
Atau sahabat itu adalah
Pasangan pribadi
Kenapa demikian satu contoh
Kita lahir di dunia ini sudah berkali-kali
Ribuan kali kita sudah lahir di dunia
Ribuan kali kita sudah punya pasangan hidup
Masa kita mau ngikuti ribuan kali itu
Untuk punya pasangan hidup yang terus-terusan
Lah kan akhirnya apa pasangan hidup kita
Kan jadi ribuan juga
Aku pernah jadi pasangan hidup sama dia
Ya okelah aku tak kawin sama dia
Aku juga pernah dalam kehidupan yang dulu pasangan hidup sama dia
Aku sekarang ya mau pelihara dia
Terus begitu
Punya banyak
Punya berapa banyak
Yang kita bakal miliki pasangan hidup
Dalam kehidupan sekarang
Kalau kita ngomong karma
Semua ini kita pernah berhubungan karma
Nah lalu bagaimana
Keputusan kita pribadi
Saya milih si A sebagai pasangan hidup
Satu ketika si B datang
Jangan jadikan dia
Peel atau will
Mungkin dia juga punya
Hubungan karma dengan kita dekat sekali
Dengan kita tapi jangan jadikan
Peel atau will karena kita pun dikitukan
Gak mau
Lalu bagaimana jadi sahabat
Bisa sharing bisa apa tanpa harus
Saling memiliki
Ya begitu
Jadi memang ada hubungan karma
Anda kumpul disini ada hubungan karma
Dengan saya
Saya melihat anda juga ada hubungan karma
Ya kenapa
Karena mungkin dulu dalam kehidupan yang lampau
Ya pernah ketemu juga
Semua akan selalu begitu
Ya
Di depan tadi ada yang mau tanya
Ya micnya
Pertanyaan terakhir
Pertanyaan terakhir misalnya pacaran jarak jauh
Ya
Pacaran jarak jauh kan
Tadi kita sudah diberikan sedikitnya perhatian
Pokoknya perhatian melalui email
Atau teleponnya kurang karena
Tidak bisa dijalankan langsung
Iya pacaran jarak jauh ini
Yang jelas biaya tinggi
Makan bules lah dia
Tapi pacaran jarak dekat
Makan sungguhan
Nah bagaimana ini
Memang
Email dan telepon terbatas
Tapi
Itulah kemampuan yang kita bisa
Berikan dan
Frekuensi
Telepon atau email
Bukan
Jaminan pacar itu tetap
Tetapi
Kualitas
Komunikasi
Itu yang paling penting
Kalau anda telepon dan kemudian
Hanya tanya halo apa kabar ya
Baik-baik kan sehat-sehat kan
Aku juga loh sehat-sehat ya udah ya
Ini perusahaannya mahal nih
Lebih baik anda tidak usah telepon
Karena itu
Tidak ada yang dikomunikasikan
Nomor satu anda sudah menentukan
Halo yang baik-baik kan
Anda kan belum tanya itu
Baik-baik kan berarti kan anda menentukan
Baik-baik toh
Kan mestinya anda bertanya bagaimana kabar
Nah kan
Jawabannya terbuka
Bagaimana kabar
Kalau baik-baik kan
Ya baik-baik lah
Papamu juga baik-baik kan
Ya baik-baik
Papamu masih kerja masih
Ya sudah tidak usah ngomong tidak usah telepon
Itu buang mahal biayanya
Tapi anda boleh
Email atau telepon dengan
Bahasa yang komunikatif
Bagaimana
Kangen tidak
Duh
Sudah lama tidak telpon
Kangen tidak
Anda jawab
Kok lain sama aku
Aku mau telepon ini saja
Rasanya sudah
Pengen lihat wajahmu tapi terpaksa
Karena jauh ya cuma dengar suaramu saja
Kangen sekali
Kalau kamu tidak kangen tidak apa-apa itu urusanmu
Tapi aku sangat kangen sama kamu
Loh lain
Komunikasinya apa materi komunikasi ini
Yang paling penting termasuk email
Ya anda kan
Sekarang dengan email anda bisa juga
Kirim kartu-kartu elektronik gitu kan
Nah nanti hari-hari tertentu saat tak tertentu
Kirim kartu-kartu yang seperti itu
Kan banyak sekali
Itu akan memberikan kebahagiaan
Kualitas komunikasi jauh lebih penting
Daripada
Kuantitas komunikasi
Anda tiap hari telepon
5 menit 5 menit tapi hanya isinya tanya baik-baik kan
Sudah pulang kuliah kan
Tidak ada artinya
Lebih baik anda mungkin 2-3 hari sekali tapi
15 menit atau apa tapi dengan
Keinginan
Memperhatikan dia
Bagaimana
Suasana di rumah enak
Baik sehat
Kamu
Kamu senang gak kalau seandainya
Satu ketika aku mau datang ke rumahmu
Mendadak aneh kalau pas aku ada libur
Misalnya itu kalau jaraknya dekat
Kalau luar pulau ya
Nanti liburan ajalah aku datang
Kamu punya persiapan apa diajak ngayal dikit
Kalau
Aku nanti pulang semester depan ini
Kira-kira kita mau bikin kemana ya
Bikin acara kemana
Wah jadi
Topiknya itu khusus
Kita mau jalan-jalan ke sana
Ke sana idahnya di bagian mana
Biar dia cerita
Karena dia cerita dia happy
Karena dia happy ketika kita tutup
Dia mau nyari lagi
Itu adalah
Kualitas komunikasi
Kualitas komunikasi adalah selalu memperhatikan
Yang kita ajak ngomong
Jangan kita
Ngomong mau kita sendiri
Nanti kalau liburan kamu ikut saya ya
Pergi kesana kesini
Kan dia jadi pembantu kita
Kamu kalau liburan
Mau ngajak aku kemana
Kan lain
Dia merasa dipentingkan dia merasa dibutuhkan
Sehingga dia akan
Aku pengen lihat nih saya punya satu tempat yang bagus
Ya ajak dong
Kamu ceritakan dulu sekarang bagaimana
Tapi 15 menit aja karena pulsa nya agak mahal ini ya
Ya sudah lah kalau pulsa nya mahal
Aku aja yang telepon
Ayo coba tutup telepon dia yang telepon
Kan mirip
Ini adalah salah satu teknik ya
Jadi semua adalah
Bobot komunikasi itu
Bukan
Kuantitasnya seringnya
Telepon atau email
Tetapi kalau bisa ya
Tiap liburan anda bertemu dengan dia
Tentu akan sangat membahagiakan
Cuman dalam banyak kasus
Pacaran jarak jauh ini
Cenderung gampang putus
Karena begitu tutup telepon
Kadang-kadang kita sudah lupa
Di sebelahnya ada senyuman lawan jenis lain
Wah ini
Ini agak membingungkan
Karena itu kalau bisa ya
Pacaran jarak dekat
Kalaupun jarak jauh ya cobalah
Gunakan kata-kata yang
Berkualitas
Saya kira mungkin ini adalah akhir
Dari diskusi kita pada malam hari ini
Semoga memberi manfaat
Atau memberikan kebahagiaan
Semacam bisa dijadikan pedoman
Semoga anda berbahagia
Sabe sata bawantu sukitata
Lanjut Menjelajah
Tiga KeranjangTelusuri sumber Dhamma dalam TipitakaBunbunTemukan penjelasan dan kisah Dhamma lainnya