Segenggam Daun
AUDIOBhikkhu Uttamo

Manfaat ke Vihara

0:00—
Bahasa Indonesia

Subtitle Bahasa Indonesia belum tersedia.

Manfaat ke Vihara

Tentang Ceramah

Ceramah ini membahas berbagai manfaat yang diperoleh dari mengunjungi vihara, sekaligus menanggapi anggapan bahwa ke vihara tidak perlu atau tidak bermanfaat. Pembicara menegaskan bahwa vihara mengajarkan kebaikan, mengurangi kejahatan, dan menyucikan pikiran. Alur pemikiran dimulai dengan menjelaskan pentingnya meditasi sebagai ciri khas agama Buddha untuk mengendalikan pikiran dan meningkatkan konsentrasi, yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, dibahas bagaimana suasana vihara yang sakral dan positif memengaruhi ketenangan batin, berbeda dengan tempat lain seperti punden, serta pentingnya menjaga kekhidmatan. Pembicara juga menekankan pentingnya kebaktian rutin dan nyanyian yang bersemangat untuk membuat umat merasa senang dan betah, sehingga mereka merasakan manfaat dan ingin kembali. Kemudian, dijelaskan manfaat fisik dari membaca paritta, seperti melancarkan ucapan dan melatih pernapasan, serta manfaat duduk di lantai bagi kesehatan tubuh. Selain itu, membaca paritta, terutama dalam hati, melatih konsentrasi, dan pentingnya memahami arti paritta sebagai pedoman hidup. Terakhir, pembicara menekankan bahwa mendengarkan ceramah Dharma memberikan pedoman hidup, menjadikan umat sebagai pelaksana Dharma, bukan sekadar penyembah, dan membantu melihat hidup sebagaimana adanya. Pesan utamanya adalah bahwa ke vihara memberikan banyak manfaat, baik secara mental, fisik, maupun spiritual, jika dilakukan dengan pemahaman dan praktik yang benar.

Bagian PentingAI · suggested — belum ditinjau manusia
  1. Pendahuluan: Manfaat Ke Wihara dan Kesalahpahaman Umum
    Pembicara membuka dengan menanggapi anggapan bahwa ke wihara tidak perlu atau tidak bermanfaat, lalu menegaskan bahwa wihara mengajarkan kebaikan, mengurangi kejahatan, dan menyucikan pikiran.
  2. Pengendalian Pikiran Melalui Meditasi
    Menjelaskan pentingnya meditasi sebagai ciri khas agama Buddha untuk mengendalikan pikiran, meningkatkan konsentrasi, dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Suasana Wihara dan Pengaruhnya pada Ketenangan
    Membahas bagaimana suasana wihara yang sakral dan positif memengaruhi ketenangan batin, berbeda dengan tempat lain seperti punden, serta pentingnya menjaga kekhidmatan saat berada di dalam wihara.
  4. Kebaktian yang Rutin dan Nyanyian yang Meriah
    Menekankan pentingnya kebaktian rutin dan nyanyian yang bersemangat untuk membuat umat merasa senang dan betah di wihara, sehingga mereka merasakan manfaat dan ingin kembali.
  5. Manfaat Fisik Membaca Paritta dan Duduk di Lantai
    Menjelaskan manfaat fisik dari membaca paritta, seperti melancarkan ucapan dan melatih pernapasan, serta manfaat duduk di lantai bagi kesehatan tubuh.
  6. Paritta untuk Meningkatkan Konsentrasi dan Pemahaman
    Membahas bagaimana membaca paritta, terutama dalam hati, melatih konsentrasi, dan pentingnya memahami arti paritta sebagai pedoman hidup.
  7. Mendengarkan Dharma sebagai Kunci Manfaat Ke Wihara
    Menekankan bahwa mendengarkan ceramah Dharma memberikan pedoman hidup, menjadikan umat sebagai pelaksana Dharma, bukan sekadar penyembah, dan membantu melihat hidup sebagaimana adanya.
PracticeAI · suggestedCommunityAI · suggestedMindfulnessAI · suggestedHappinessAI · suggestedDhamma StudyAI · suggestedMeditationAI · suggestedIngin Tenangsuggested
Transkrip LengkapAI · suggested — belum ditinjau manusia
Pokoknya ada jawaban
Jadi dari Senin sampai hari Minggu
Kalau ditanya mau ke wihara enggak
Kenapa demikian
Ada beberapa hal
Yang pertama adalah
Dia merasa
Saya kalau berbuat
Benar
Saya yakin di wihara tidak pernah diajari
Untuk enggak ada
Atau kalau anak sekolah juga di wihara
Tidak pernah diajari
Kalau caranya ngerepek itu begini
Supaya canggih
Gurumu enggak pancarkan cinta kasih
Sehingga gurumu ngantuk-ngantuk
Ngerepeknya bebas
Saya kira enggak ada itu
Acara itu
Sehingga orang yang mengatakan
Itu memang aman
Kalau saudara mau tanya
Apakah kamu sudah tahu
Kebaikan itu apa saja
Dan yang lebih penting lagi
Apakah kamu sudah tahu
Bahwa di dalam agama muda itu
Bukan
Kalau agama muda enggak ngajari berbuat baik saja
Mesti pernah ngajari berbuat jahat nih
Bukan
Agama muda bukan ngajari berbuat baik saja
Tapi juga bukan berarti
Ngajari jahat
Kalau gitu apa
Agama muda itu ngajari berbuat
Tetapi juga ngajari
Cuma ngajari sebaik-baik saja
Gampang
Apa tahu ngajari perbuatan baik
Ya
Orang tua anda sendiri
Saya kira sudah ngajari berbuat baik
Enggak usah ikut agama tertentu
Misalnya
Orang yang jualan gurum
Di depan sekolah biasanya saya jual gurum
Sejak saya kecil di depan sekolah
Itu biasanya ada
Nah
Anak-anak itu biasanya beli
Beli lalu kasih benang
Terbang
Nanti benangnya habis
Tarik
Jadi kayak main layangan
Terbang
Tarik
Terbang
Tarik
Terbang
Tarik
Walaupun orang tua gak ikut agama
Tapi kalau lihat begitu
Kadang-kadang orang tua bisa ngomong
Eh jangan
Jangan untuk mainan
Apalagi ikut agama muda
Wah pasti sudah
Orang anak masih dimarahi
Dan orang tua
Oh mama saja ikut pangsen terus-terusan
Kamu malah beli burung
Dipangsen
Pakai benang tarik lagi
Pakai benang tarik lagi
Ini kan namanya ngawur-ngawur
Nah
Pasti begitu
Nah
, memang
Sebetulnya
Di dalam dharma
Kita diajarkan untuk berbuat baik
Itu nomor satu
Tapi jangan lupa nomor dua
Kita diajarkan untuk mengurangkan
Nah, kejahatan ini yang kadang-kadang agak sulit kita ketahui
Kejahatan yang besar-besar tahu
Karena banyak orang juga mengatakan begini
Saya itu gak perlu kewiharaan, gak apa-apa
Bahkan saya ikut agama
Dan saya gak rasa gak perlu
Yang penting kan orang itu gak jahati orang lain
Itu sudah mesti bagus hasilnya
Tetapi jahat itu apa saja
Nah, di dalam dharma jahat itu ada lima paling tiga
Tidak membunuh
Tidak mencuri
Tidak melanggar kesusilaan
Tidak bohong dan tidak membangguan
Paling tidak ada lima ini yang dihindari
Tetapi kejahatan sendiri di dalam dharma
Yang dihidupkan adalah jahatnya
Diterangkan untuk yang lebih lanjut
Kita jahat bukan hanya lewat omongan
Maki-maki
Kita juga jahat bukan hanya lewat badan
Mukul orang
Nyubit
Nablek
Kita juga jahat lewat pikiran
Ini yang agak sulit
Kalau tidak kewiharaan gak dapat ilmunya
Bagaimana mencegah
Loh, apa sih kejahatan lewat pikiran?
Itu kalau kita mau tidur
Itu biasanya muncul
Kita kalau mau tidur kan kadang-kadang kepikiran
Tadi hari ini apalah jalan
Kita bisa ngomel
Tadi orang itu kok saya hidupkan saja
Dia itu padahal jengkelkan sama saya
Kenapa enggak saya maki-maki
Aduh, besok aja saya maki-maki
Sebetulnya
Di dalam dharma
Dan itu yang mesti di atas
Jadi orang jangan hanya ngomong
Ya, berbuat baik, gampang
Gak jahat juga bisa
Tapi kalau jahat lewat pikiran
Saya rasa
Gak banyak orang yang punya
Kesempatan untuk mengerti
Masih kurang lagi
Di agama Buddha bukan hanya diajari berbuat baik
Di agama Buddha bukan hanya diajari mengurangi kejahatan
Tapi juga di agama Buddha diajari
Menyucikan pikiran ini tadi caranya adil
Karena banyak orang yang berpikir
Ya sudah pokoknya aku gak pikiran jahat sama orang
Karena aku juga baik
Betul, gak pikiran jahat sama orang
Kita bisa dapat bahagia
Tapi bagaimana caranya
Supaya kita gak punya pikiran jahat
Bihara itu
Makanya
Dibabarkan
Latihan, latihan
Apakah salah satunya yang kita bisa kerjakan
Seperti nanti
Yang saudara latih dalam meditasi
Meditasi ini
Untuk sebagian orang
Kerjaan yang membus
Malah
Ada anak-anak wihara itu kalau
Ayo meditasi
Jadi merasa bingung
Apa ya yang mau dikerjakan
Pelonga, pelonga
Terus meleh
Lihat sebelahnya
Masih diam dia
Gak sabar lagi meleh
Lihat sebelahnya lagi
Terus garuk-garuk
Boyoknya bilok
Jadi orang gak tahu
Kenapa sebenarnya
Tujuan
Dan itu rata-rata
Kalau saya melihat pada waktu latihan meditasi bersama begitu
Kira-kira loh
90%
Itu cuma nunggu
Kan
Meditasi ini tinggal dikatakan
90%
10% itu wah memang serius
Serius berjual
Bagi yang mau belanja
Dan ada 1-2%
Yang serius
Menikmati
Kenikmatan konsentrasi
Tapi 90%
Nunggu
Dari 90% itu
10% kira-kira
Gak ngerti
Oh buatan karbon meditasi
Tidur
Sehingga kadang-kadang
Ada yang berpikir
Habis meditasi aja
Lu kenapa?
Kesel loh meditasi
Baru digigiti nyamuk
Giyem nih kudu
Nah saudara-saudara
Padahal meditasi ini
Betul-betul ciri khas agama Buddha
Bener-bener meditasi ini
Membawa manfaat
Bahkan bukan hanya untuk umat Buddha
Karena meditasi ini
Sifatnya
Universe
Tapi umat Buddha
Dilihara suruh meditasi
Nunggu waktu
Loh apa sih yang dikerjakan
Ini yang tadi saya sampaikan
Bagaimana mengendalikan pikiran
Supaya pikiran itu
Terkonsentrasi
Bebas dari karma buruk
Bisa diarahkan mengembang
Loh bagaimana caranya
Anda cukup konsentrasi
Anda duduk diam seperti yang tadi saya sampaikan
Duduk tegak seperti yang tadi saya nyatakan
Mata tersenyum
Mata ditutup
Bener-bener ditutup
Dan perhatian pada nafas
Tapi begitu
Ya
Meditasi
Mulai
Begitu lampu mati mata mulai
Lungai
Kenapa
Karena anda yang lalu tidak
Mendapatkan di latihan meditasi itu
Sayang sekali
Kenapa demikian
Karena kalau kita ini terbiasa pikirannya konsentrasi
Yang tadi dilatih dengan kita memperhatikan masuk dan luarnya nafas
Yang nanti disarankan sebetulnya setiap hari anda melatih itu di rumah
Maka pikiran anda itu nanti gampang terpusat
Pada apa saja yang ada
Anda sebagai pelajar
Karena kalau pikirannya terpusat
Mendengarkan ceramah itu
Gampang
Mendengarkan keterangan guru
Gampang daya ingatnya menjadi menyingkir
Anda sebagai orang yang bekerja
Dengan meditasi itu
Meningkatkan konsentrasi kerja anda
Sehingga hasil kerja anda pun
Anda yang sakit
Dengan meditasi
Sehat
Anda yang gelisah
Dengan meditasi
Anda bisa teman
Anda yang kurang percaya diri
Dengan meditasi
Bisa teman
Bisa percaya dirinya meningkat
Dan masih banyak yang lain lagi
Karena itu kesempatan latihan meditasi di Wihara ini
Gunakan dengan sebaik-baiknya
Karena Wihara merupakan
Tempat yang paling sesuai
Untuk
Kenapa demikian?
Karena orang kalau masuk ke sebuah ruangan
Damasalah begini
Pasti
Kegiatannya itu tidak neko-neko
Kegiatan orang yang di dalam damasalah
Tidak guyonan
Tidak nyetel televisi
Tidak tidur-tiduran
Jadi tempat ini terdaga
Karena hanya untuk khusus baca parita
Nah karena pikiran kita ini hanya khusus baca parita
Setiap kali di tempat ini hanya parita saja
Maka
Ruangan ini terbentuk dalam ruangan yang ini
Karena gelombang yang terbentuk adalah
Gelombang pikiran yang positif
Anda bisa bayangkan
Atau Anda bisa bedakan
Anda pergi ke Wihara
Yang hanya dipakai untuk
Kebahagiaan dan meditasi
Serta
Anda bandingkan kalau Anda pergi ke
Pohon besar atau batu besar
Yang di situ orang bisa minta macam-macam
Punden ini loh
Anda bisa minta rezeki
Apa saja
Lalu nanti di situ tempatnya orang nyepi
Tidur di situ
Coba Anda bandingkan
Anda masuk Wihara dengan masuk seperti itu
Rasanya nanti lain
Tenang bedakan tidak
Tenang bedakan belum
Belum
Survei dong
Survei
Di daerah sini ada punden di mana
Datangi
Lalu Anda rasakan di situ
Meditasi di situ
Bandingkan dengan meditasi di Wihara
Lain
Ketika Anda meditasi di Wihara
Pikiran itu enak
Karena di situ di Wihara
Selalu isinya konsentrasi loh
Isinya kan hanya baca parita
Diskusi juga diskusi drama
Gak pernah untuk geger-geger
Rasani-rasani sedikit
Tapi kalau coba nanti meditasi di punden-punden itu
Itu begitu Anda masuk saja
Mungkin Anda sudah agak merinding
Merinding begini duduk meditasi
Tambah takut
Malah toleh-toleh
Tapi begini lagi toleh lagi
Kok rasanya gak enak ya?
Seperti ada orang ngeliatin
Belakang kepala kita ini seperti ada yang ngeliatin terus
Ini toleh lagi
Lama-lama Anda gak tahan di situ
Angkat kaki pindah
Kenapa demikian?
Karena tempat itu
Tidak biasa digunakan meditasi
Malah kadang-kadang untuk konsentrasi itu sulit sekali
Anda begitu meditasi
Kini konsentrasi yang datang itu malah
Macem-macem pikiran yang mungkin gak terpikiran ya sebelumnya
Kenapa bisa demikian?
Karena di situ memang isinya
Apa saja permintaan ada
Dan di situ kadang tempatnya untuk
Wih ngomongan yang gak ada
Oleh karena itu pada saat Anda dibiara
Gunakan
Gunakan kesempatan itu untuk bermeditasi
Apalagi masuk ruangan yang begini ini
Gunakan kesempatan itu untuk bermeditasi
Karena sering
Belum kebahagiaan mulai
Duduk ngobrol dulu
Kalau Anda mau ngobrol di luar
Begitu masuk gak usah ngobrol
Gak usah tolak-tolak temennya
Duduk konsentrasi
Sampai
Itu akan sangat baik
Kenapa?
Karena tempat ini punya ruangan luar
Jadi mau ngobrol mau apa di luar saja
Tapi begitu masuk kita sudah siap
Wah saya mau meditasi
Sudah pernah belum Anda jalankan?
Lo
Nah nanti boleh mulai
Nah bagi yang lihat tempatnya meditasi
Jangan malah dibanggung
Wah ya ini meditasi itu
Meditasi di logika saja
Di dalam Dharma itu
Sebetulnya meditasi ini
Wah yang paling top
Yang paling pokok
Karena meditasi ini benar-benar kita
Ada usaha yang kuat
Untuk mengendalikan pikiran
Ada usaha yang kuat
Untuk mengendalikan batin kita
Jadi ini sangat-sangat luar biasa penting
Karena itu saya menyarankan nanti
Kalau hari kebahagiaan lagi
Masuk meditasi
Belum ingin meditasi
Gak usah masuk
Di luar saja
Ceruita di sana
Terus ceruita
Tinggal dari dalam ini sudah duduk saja
Nah gimana sekarang kalau misalnya
Pas kita sudah masuk ada teman dan
Kita ingin ngomong
Ya gini
Eh nanti pulang kamu jangan pulang dulu ya
Ada yang mau tak omongkan
Sudah harus diem-diem lagi
Dengan demikian suasana dan masalah ini menjadi
Karena sakral
Tiap kali kita masuk
Sehingga kadang-kadang
Gak kepengen pulang
Pernah diantara anda yang punya pikiran
Pernah gak anda punya pikiran begitu?
Ada gak?
Ada dong?
Rasanya kalau sudah masuk
Wihara itu
Urusan ke rumahnya gak inget
Ya kan?
Rasanya menak gitu
Di rumah banyak problem
Begitu diwihara gak inget
Happy rasanya gak pengen pulang
Ketika jam malem rasanya mau pulang
Nginget lagi problem di rumah
Betulnya gak pengen pulang
Nah itu manfaatnya sudara
Itu salah satu manfaat kewiharaan
Anda mendapatkan
Kalau anda sudah bisa
Setiap kali kewiharaan anda merasa ada ketenangan
Anda merasa terpisah
Dari problem-problem yang anda hadapi
Baat wihara
Tapi kalau anda kewiharaan
Dan tidak rasanya biasa-biasa saja
Canteng ya biasa
Terus misalnya
Biasanya pulang jam 9
Dipulang kan jam 8
Huri
Seperti anak sekolah kalau jam kosong
Huri sungguh pening sekali
Berarti wihara belum ada manfaat
Hari ini kebaktian dibatalkan
Karena kita mau acara ke pesta
Huri kebaktian batal
Berarti anda belum
Ada anda yang begitu
Hari ini batal
Adalah mau jalan-jalan ke
Diakplasa
Plasa itu
Hari ini wihara dibatalkan
Kebaktiannya kita akan jalan-jalan ke diakplasa
Huri pesta belanja
Ini berarti anda tidak merasakan manfaat
Kenapa
Kalau anda tidak merasakan manfaat
Maka anda tidak akan membutuhkan
Sudara-sudara
Nah sekarang bagaimana wihara ini juga bisa memberikan manfaat
Nomor satu
Wihara ini sendiri
Harus
Kebaktiannya rutin
Jangan kebaktian pencolotan
Minggu ini kebaktian
Minggu depan tidak ada
Atau jamnya mencolot-mencolot
Kadang jam 7 kadang jam 9
Itu mesti tidak ada
Karena orang sudah sulit
Ini minggu depan kebaktiannya jam berapa ya?
Tidak sulit
Tapi kalau oh minggu ini mesti jamnya segini
Pulangnya jam segitu
Dengan disiplin
Wihara memberikan
Yang kedua
Di wihara
Harus
Ada lagu budis
Mengeluarkan
Kadang-kadang kepingin menguap
Itu saja juga
Kalau anggap
Ternyata
Dipanasi kan menguap dong
Bahasa Perancisnya apa?
Anggop
Anggop ya itu bahasa Perancisnya
Pandai ya Anda bahasa Perancisnya
Saya tidak kira loh bahasa Perancisnya juga anggop
Anda begitu anggap
Buang terbegitu
Lega rasanya
Wah
Nah
Sekarang kalau di wihara itu ada lagu
Dan yang nyanyi juga
Pencang
Jadi saya kiling-kiling wihara-wihara
Yang paling nyanyinya
Saya lihat gitu
Ada yang pernah ke Makassar
Iya
Hari minggu libur kita tur ke sana
Pagi berangkat selesai kebaktian pulang
Lu cuma satu setengah jam lho
Jadi pulang pergi
Cuma tiga jam
Makassar
Tapi satu setengah jam naik pesawat
Kalau belitar pulang pergi satu setengah jam
Naik mobil
Itu paling semangat
Wah
Memang dia profesional
Pemain organnya wihara itu juga pemain
Dia kalau hari minggu di wihara
Setiap hari malemnya itu mesti kerja di restoran
Wah memang dia pemain organ restoran
Jadi bagus
Penyanyinya juga profesional
Penyanyi-penyanyinya itu loh anak-anak wihara
Wah
Tapi kalau malem kerjanya ya penyanyi di restoran semua
Jadi suaranya bagus
Nah
Itu
Kalau kebaktian
Kalau musiknya keras
Menyanyinya juga bagus
Sound systemnya hebat
Wah semua yang nyanyi juga
Denyuaninya juga keras
Karena Fales nggak denger
Oh musiknya kenceng
Penyanyinya kening Fales
Tapi di beberapa wihara yang lain
Yang nyanyinya garingan
Nyanyi garingan itu maksudnya nggak pakai musik
Itu kan nyanyinya pelan-pelan
Mari kita berdana aja lagunya pelan
Yang nyanyi cuma tiga orang
Yang lain meditasi
Meditasi dalam arti nggak ngomong
Itu kenapa pelan
Karena kalau Fales nggak denger
Padahal kalau di kamar mandi nyewanyinya teriak-teriak
Sampai tetangga dua rumah aja denger
Tapi kalau di wihara pelan
Lah kalau anda sudah pelan pulang anda tetep set
Saya coba kalau anda nyanyinya kenceng
Mari
Marilah kita berdana
Kewenceng lah ini
Nggak berdana nggak apa-apa
Yang penting bengok dulu
Itu sudah anda dana bengokan
Kalau anda nyanyinya kewenceng
Happy
Puas
Pulang sewenang
Saya tanya tuh orang-orang
Anda pernah ke karaoke
Apa itu?
Apa tadi?
Ngilangin kepres
Kalau sudah nyewanyi rasanya enteng
Pulang happy
Besok pengen datang lagi
Sampai restoran-restoran saja kan
Sekarang dikasih karaoke
Biar mau makan nyewanyi duluan
Tambah lapar tau
Ngewanyi
Bengok-bengok
Nanti kalau sudah selesai makan
Nyanyi lagi
Resok kalem lagunya biar enak
Murah ini kepres
Nah
Kalau Lihara itu ada lagu gudis
Wah
Pasti
Happy
Disini ada lagu Pak Pati
Nyanyi
Kenceng nggak?
Tiga orang nanti yang nyanyi
Harus
Kalau hanya tiga orang
Pemimpin lagu harus ngomong
Nyanyi yang keras
Tidak nyanyi keras
Tidak pulang
Nah
Jadi keras
Kenceng semua
Kan jadi kenceng
Nah kalau
Nyanyi tiga orang
Biarin aja
Jangan
Dan lagunya harus yang variasi
Macem-macem
Nah
Itu membuat Lihara
Kenapa?
Karena begitu kita datang
Kita mendapatkan ketenangan
Suasana Lihara yang enak
Terus kita nyanyi
Jadi kita lega
Bengok sekencengnya itu
Anda nggak perlu ke karaoke
Dan cara ini yang membuat di tetangga kita rame itu
Salah satunya karena
Kalau kita tanya
Kenapa nggak kamu bakal seneng ke tetangga?
Uh lagunya enak-enak
Daripada ke karaoke mahal bayarin
Nyanyi disitu enak-enak
Lagu Buddhis itu sekarang enak-enak
Tinggal bengoknya
Banyak ratusan lagu Buddhis ini sekarang sudah
Nah
Itu beberapa manfaat sudah ya
Satu tenang
Dua
Bisa bengok ngurangi setreng
Manfaat yang lain
Ke Lihara ini
Anda itu
Dengan membaca parita
Anda nggak ngira ya
Dulu baca parita mungkin anda pertama pelunga-pelungu
Salah-salah
Sekarang anda bisa baca parita
Bisa lancar
Parita sulit pun anda bisa lancar
Apa itu gunanya?
Latihan ngom
Omongan ini lebih lancar
Ilat tidak gampang selip
Loh
Dulu ada seorang ibu ya
Baca parita kencang
Baka watu
Semua pada baka watu ibu ini
Agak watu
Sungguh kejadian
Agak watu
Agak watu
Wah itu sampai teman-temannya
Anaknya apa kekel-kekel di sebelahnya
Ya itu baru tiga empat bulan ikut
Tapi begitu dia sering baca parita
Dia rajin baca parita
Uh ucapannya ini jadi baik
Ngomongnya jadi lancar
Tidak gampang selip lidahnya
Ucapannya lebih jelas
Itu baru satu
Yang kedua
Anda sering membaca parita
Napas anda bagus
Coba dulu inget-inget
Karena ini saya lihat sudah orang agak lama semua
Dulu pertama anda baca
Namutasa baka watu arahata sama sambudhata itu
Satu anda sulit mengucapkan
Yang kedua putus-putus
Tapi kalau anda sudah lancar ngomongnya
Narik napasnya sedikit
Coba anda rasakan
Bener gak itu
You know
Itu nanti
Manfaatnya besar itu
Baru itu baca parita
Bukan
Bukan yang mistik-mistik dulu
Masih fisik
Ini anda bisa rasakan
Kalau
Apalagi anda bisa membaca namutasa
Tiga kali
Tidak pakai narik napas
Hebat ini
Hebat sungguhan
Tangguh
Tapi kalau tidak
Minimal anda akan latihan pernah
Sehingga kesehatannya akan bagus
Yang ketiga
Duduk di lantai
Ini sebetulnya punya manfaat
Banyak orang kan ngenyet
Oh agama budaya saya paling gak suka
Itu karena duduk di lantai
Wih saya jawab
Duduk di lantai itu kalau bisa
Duduk di kursi gampang
Tapi bisa duduk di kursi
Belum tentu loh bisa duduk di lantai
Nah
Satu hal yang paling
Mengesankan duduk di lantai itu adalah
Kalau bukan
Rumah tingkap begini
Yang langsung ke tanah
Itu mengatasi sakit perut
Orang kalau gak biasa duduk di lantai
Langsung duduk di lantai yang keramikan
Anginnya keluar
Umat budaya yang baru-baru
Itu mesti
Proses
Proses alamiahnya itu mesti
Muncul
Ya tau
Tapi itu baru pak
Biasanya baru
Kalau sudah lama enggak
Sampai lama begitu terus
Sampai lama ya terus begitu
Ngegas terus
Wah kebiasaan itu
Itu di rumah saya kira ya begitu
Nonton TV ya begitu
Itu pola makannya
Karena kalau sampai ngegas terus
Itu pola makannya banyak gasnya
Banyak gasnya
Makan cabai makan apa kacang
Itu mesti ngegas
Melinjo itu mesti ngegas
Tapi kalau yang normal-normal kan enggak
Tapi kalau kita suruh langsung duduk di lantai
Wah mesti itu keluar perutnya
Kutuk kutuk kutuk
Itu umat baru mesti begitu
Saya sudah niteni
Kalau sudah aduh
Kok rasanya keluar-keluar terus
Tapi kalau sudah lama
Biasa
Kenapa demikian
Ini bagian dari latinya
Itu salah satu manfaat yang lain
Nah kalau kita lebih dalam
Lagi pergi ke biara itu
Selain manfaat yang bersifat
Fisik seperti itu
Sebenarnya
Membaca parita
Walaupun tidak ada ceramah
Yang pertama anda memperoleh
Memperoleh manfaat konsentrasi
Baca parita itu
Apalagi kalau dalam hati
Enggak gampang loh
Baca parita dalam hati
Lebih sulit daripada
Baca parita diomong
Pernah anda membedakan itu
Anda ngomong iti-biso itu saja
Budhanusati
Dalam hati bisa sulit
Sampai mana nih
Baleni lagi
Baca parita dengan ucapan
Itu lebih gampang
Karena pikiran kita kemana-mana
Akhirnya tahu
Buntutnya yang terakhir
Oh sampai situ
Ngikuti
Tapi kalau dalam hati
Kalau enggak konsentrasi
Mesti sulit
Itu sebetulnya anda latih
Jadi yang meditasi 20 menit tadi
Anda bisa mulai kendalikan
Dengan baca parita dalam hati
Ayo coba lah dia
Kalau anda bisa itu
Wah itu anda sudah lumayan
Belum tentu
Belum tentu loh pak
Pikiran itu aneh
Jangan kata ngomong budhanusati yang gampang
Nama karagata aja
Orang sering salah kok
Nama karagata itu lah gampang
Swakato
Bhagavata dhammo
Sanditiko
Akaliko
Eh lo gak salah
Nyampe kesana loh pak
Jangan dikira
Makanya pimpinan kebaktian itu harus
Bawa buku parita
Walaupun hafal kayak apa harus bawa
Kenapa
Karena pada satu ketika
Pikirannya keluar anehnya
Pleng kosong
Weh gak ngerti apa-apa loh
Nama karagata bisa lupa
Kalau lebih sering lagi
Kebaktian itu puja kata itu
Yamama omayang bhagavato
Eh bhagavata ngabdiwadi
Itu aja bisa salah
Kenapa karena kadang-kadang
Pikiran kita ke tempat lain
Nah oleh karena itu
Parita memang gampang
Kalau pak bapak konsentrasi
Anda konsentrasi memang gampang
Tapi
Jatoh tempo
Anda pas
Konsentrasinya buyar
Parita yang paling gampang pun anda gak bisa
Karania metasuta itu
Itu saja
Sering bulep kok
Naja kudang sama
Carekinci itu kan sama
Yena minyo itu kan bolak-balik
Bisa keliru-keliru terus
Bisa gak habis-habis loh karania metasuta itu
Iya
Itu bisa balik kesitu
Balik kesitu
Karena buntutnya kan
Sabe tata bawanto suki tata itu
Ini apa naja kudang apa
Yena minyo
Balik lagi balik lagi
Bisa kejadian itu
Moro-moro langsung diajar
Diajar
Sabe diyo hantu atau apa
Bisa
Nah oleh karena itu
Parita ini sendiri meningkatkan konsentrasi
Dengan parita itu
Kalau kita ngerti artinya
Perilaku
Karena parita itu
Kebanyakan kotba sangkuda
Dan tiap kali kita baca
Parita itu dengan terjemahannya
Selalu
Kenapa selalu berbeda
Karena pengalaman kita
Setiap saat selalu
Nah jadi kalau baca parita
Harus dengan terjemahannya
Seperti tadi disini kan dibaca
Terjemahannya
Baca terjemahannya pelan-pelan
Direnungkan
Sehingga akhirnya kita punya
Itu dibiara baru kita datang
Sudah dapat manfaat
Tenang
Bisa latihan meditasi
Yang ketiga
Kalau kita
Baca parita
Bisa
Memperlancar ucapan
Lidah dilapih yang bagus
Parita yang agak sulit
Untuk dibaca
Maupun di hafal
Itu
Jaya guru atau bapak yang sudah pernah
Baca
Itu sulit
Bahun sahat sama bini
Mitang sayu dan tang
Wah itu bisa kecepit
Tapi kalau anda bisa
Pas itu lewat itu
Parita yang agak
Gampang tapi
Sulit diucapkan
Itu Wijaya
Wijaya itu parita orang meninggal
Wah itu panjang
Dan susahnya banyak
Lohita saca
Wah itu
Bagi anda yang lidahnya
Wah
Pasti keteteran
Wijaya suta
Itu ada belakang
Itu kalau anda baca keras-keras
Apalagi anak-anak sekolahnya
Kalau anda di rumah anda baca itu keras-keras
Oh disuruh pacaran
Baca Pancasila
Pancasila
Ucapan anda akan jelas
Nah itu manfaat yang lain
Manfaat berikutnya
Pernafasan anda akan bagus
Manfaat dibiara yang lain
Duduk di lantai perut anda tahan
Manfaat yang lain lagi
Dengan baca parita
Konsentrasi anda meningkat
Manfaat yang lain lagi
Dengan membaca parita
Dan mengerti artinya
Maka anda punya
Pedoman hidup
Nah
Manfaat yang jauh lebih penting lagi
Ketika anda
Bisa mendengarkan
Diharakan ada dhamma
Dhamma disana serama dhamma
Anda dengarkan
Dhamma disana itu
Tidak pernah
Membosankan
Sebenarnya
Sebenarnya tidak pernah membosankan
Dhamma disananya
Caranya
Membabarkan aja yang sering bosen
Tapi kalau isi dharma
Tidak pernah bosen
Kenapa?
Dari dulu orang menceritakan misalnya riwayat sang Buddha
Isinya ya
Riwayat sang Buddha itu aja
Tetapi
Si A yang menceritakan dengan si B yang menceritakan
Tidak sama
Atau si A yang menceritakan dulu
Dengan si A yang sekarang
Tidak sama
Ceritanya sudah berkembang
Atau kita yang mendengarkan aja
Pengalamannya sudah bertambah
Sehingga walaupun
Kelihatannya sama
Riwayat sang Buddha
Tapi punya pengertian yang
Berbeda untuk kita
Sehingga di dalam dharma dikatakan
Kalau mendengar dharma itu apa manfaatnya
Yang belum ngerti
Jadi ngerti
Tapi yang sudah ngerti
Jadi jelas
Yang ragu-ragu jadi lebih punya kepastian
Empat kesunyataan mulia
Dari dulu diterangkan oleh
Banyak orang
Tetapi anda mendengarkan dengan enak
Kenapa?
Karena semua orang cara menerangkannya
Tidak sama
Hari ini manfaat kewihara
Saya babarkan
Saya kira anda juga sudah beberapa kali
Mendengar kaset tentang
Manfaat kewihara
Asal itu ya manfaat kewihara
Kasetnya juga ada
Tapi apa yang saya terangkan hari ini
Kan tidak begitu sama
Dengan yang dulu-dulu
Kenapa? Karena anda punya pengalaman yang berbeda
Saya punya pengalaman yang berbeda
Situasi kita juga pas hari ini
Dalam situasi yang tertentu
Maka manfaatnya
Juga lain
Oleh karena itu mendengar Dharma ini
Merupakan salah satu
Tujuan
Pergi kewihara
Dan ini merupakan satu kunci juga
Untuk
Manfaat kewihara
Kenapa? Karena dengan mendengar Dharma
Pulang
Seseorang itu punya pendapat
Oh saya itu harus begini
Saya itu harus berbuat itu
Karena umat Buddha
Bukan hanya umat yang sembahyang
Karena kalau hanya umat sembahyang
Pasti disini ionya
Karena anda yang datang segini
Tiga orang yang satu orang bawa
Tiga iyo
Wah itu mesti sudah banyak
Tapi kenapa tepatnya sudah dimulai
Iyonya apa tetap cuman sedikit
Karena anda bukan hanya
Umat yang datang sembahyang
Pakai dupa pakai apa
Bukan
Seorang umat Buddha
Bukan umat yang sembahyang
Tetapi seorang umat Buddha adalah
Umat yang melaksanakan Dharma
Nah bagaimana punya
Pedoman untuk pelaksanaan Dharma
Dengan belajar
Mendengarkan kaset
Membaca buku
Atau mendengarkan ceramah langsung
Nah dengan
Demikian
Ini akan memberikan manfaat
Langsung pada diri anda
Nah oleh karena itu
Sudah sekarang
Mendengar ceramah
Ini harus saya senang karena
Disini waktu mendengar ceramah
Juga tidak ada yang bersender
Di beberapa
Tempat kalau kepaktian itu
Serius
Tapi begitu mau ceramah
Wah langsung semua mepet ke tembok
Plek plek plek
Buat ngantuk
Orang kalau sudah senderan mepet di tembok
Padahal kebetulan pas ceramah
Yang hebat hebat yang tuwingi tinggi
Kadang kadang kan jadi ngantuk
Ngelenggut
Wah
Tapi dengan anda tidak nempel di tembok
Ngantuk pun anda tidak bisa tidur
Dan ini yang memberi manfaat
Ceramah drama itu
Bermanfaat sekali
Karena anda lalu punya pedoman hidup
Punya pegangan hidup
Yang nanti anda bisa bawa pulang
Nah sehingga anda bukan hanya umat yang sembahyang
Tapi anda menjadi umat
Yang melaksanakan Dharma
Pelaksana Dharma
Jadi umat Buddha bukan hanya
Eh umat Buddha ini apa
Ya pokoknya kalau minggu kepaktian
Bukan
Tapi umat Buddha itu apa
Umat yang melaksanakan Dharma
Apa sih yang harus dilaksanakan
Melihat hidup sebagaimana adanya
Dharma itu
Diterangkan kapan pun juga
Sebetulnya tujuannya hanya satu
Lihatlah hidup ini sebagaimana adanya
Semuanya punya ukuran
Dan kelebihan
Hindarilah kekurangan
Perbaikilah kekurangan sendiri
Tingkatkanlah kelebihan sendiri
Tirulah kelebihan orang
Jadi setelah melihat
Hidup kita ada kelebihan dan kekurangan
Maka kelebihan sendiri tingkatkan
Kelebihan orang ikuti
Kekurangan sendiri
Jangan dimunculkan
Kekurangan orang
Ini salah satu
Dengan melihat demikian maka kita
Selalu melihat oh hidup ini tidak kekal
Selalu ada perubahan
Kalau begitu saya harus selalu menyesuaikan
Mungkin dulu saya senang sekali
Jadi tidak suka sama dia
Oh ini hanya proses perubahan
Oh dulu saya benci sama dia
Sekarang saya menjadi sayang sama dia
Itu juga hanya perubahan
Dengan kita menyadari proses itu
Suka dan duka ternyata hanya permainan
Pikiran kita
Bukan karma
Ini adalah semacam inti sehari Dharma
Karena itu
Sedara
Marilah kita menghilangkan kesan
Ke wihara itu tidak begitu
Diajari berbuat baik
Diajari mengurangi kejahatan
Sekaligus diajari
Membersihkan dan masih banyak
Manfaat lagi di wihara
Yang tentunya
Anda semua bisa setahap
Demi setahap dan nanti di dalam diskusi
Mungkin kita akan
Bisa lebih banyak menggali
Manfaat apalagi
Yang kita bisa cek inilah
Yang perlu saya sampaikan
Semoga dengan mendengarkan
Dharma pada saat yang tepat
Yaitu saat kepastian ini
Bisalah memberikan manfaat
Menambah keyakinan
Menambah semangat
Untuk kita rajin
Ke wihara bukan hanya rajin
Datang secara fisik
Tapi rajin menggali makna
Ke wihara rajin menggali
Makna Dharma rajin
Mempelajari Dharma
Dan untuk dijadikan pedoman
Hidup
Dalam kehidupan kita sehari-hari
Sehingga kita akan memperoleh
Kebahagiaan di dalam
Semoga anda berbahagia
Semoga semua makhluk
Terima kasih
Lanjut Menjelajah
Tiga KeranjangTelusuri sumber Dhamma dalam TipitakaBunbunTemukan penjelasan dan kisah Dhamma lainnya